Bawaslu Telusuri Pemilih Merekam Diri Saat Nyoblos

Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan
Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan

NEGARA, balipuspanews.com – Pemilik akun Facebook (Fb) Tudia Kaleran bersiap-siap berurusan dengan Bawaslu Jembrana. Pasalnya saat pemungutan suara pemilik akun itu merekam dirinya saat mencoblos di bilik suara dengan kamera Ponsel lalu dinggah di akun Fb miliknya.

Rekaman mencoblos salah satu paslon, pada Rabu (9/12), itu berdurasi kurang dari satu menit dan diunggah pukul 13.00 Dalam unggahan video itu ditambah foto diduga pemilik akun, dengan komentar “Saya pulang hanya untuk ini”, setelah mendapat tanggapan berupa komentar dari netizen, tidak lama kemudian video itu di hapus pemilik akun. Namun Bawaslu sempat mengscreenshot postingan video itu.

“Postingan video mencoblos itu memang sudah dihapus. Tetapi kami sempat mengscreenshot postingan itu sebelum dihapus. Kita punya waktu tujuh hari untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujar Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan, Kamis (9/12).

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke-77, Pemkab Tabanan Gelar Lomba Ngibing

Saat ini Bawaslu Jembrana sedang menelusuri kasus seorang pemilih yang mengabadikan proses pencoblosan dirinya dengan menggnakan ponsel dan mengunggahnya ke medsos. Menurut Pande, kasus tersebut merurpakan pidana dan telah diatur dalam UU Nomor 1 tahun 2015.

Sanksinya menurut Pande, tentu saja sanksi pidana karena berkaitan dengan pelanggaran asas pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia.

“Itu sudah diatur undang-undang. Jangankan mendokumentasikan proses pencoblosan di bilik suara, baik berupa foto atau video, membawa polsel saja ke bilik suara tidak diperbolehkan,” tegasnya.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan