Gotong royong merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa Indonesia yang perlu dipelihara dan dilestarikan secara terus-menerus untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.
Gotong royong merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa Indonesia yang perlu dipelihara dan dilestarikan secara terus-menerus untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.

TABANAN, Balipuspanews.com – Gotong royong merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa Indonesia yang perlu dipelihara dan dilestarikan secara terus-menerus untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.

Pentingnya mempertahankan kegotongroyongan di tengah masyarakat ini mendapatkan penekanan dari Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutannya terkait pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-16 yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-47 di Desa Bongan Kecamatan Tabanan, Selasa (21/5).

sewa motor matic murah dibali

Pelaksanaan BBRGM dan HKG ini  dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan Nyonya Santi Susila, Kepala Badan Statistik Tabanan  Indro Susila, para Camat, Forum Perbekel Se-Kabupaten Tabanan dan perwakilan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan.

Dalam sambutanannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan I Ketut Subrata Suyasa, Bupati Eka menilai pelaksanaan BBGRM yang dirangkaikan dengan HKG merupakan momentum menumbuhkembangkan semangat gotong royong bagi seluruh elemen masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, saya mengajak dan sekaligus menginstruksikan kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten Tabanan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat di wilayahnya masing-masing selama sebulan penuh pada bulan ini supaya mengadakan kegiatan gotong royong di bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan dengan sasaran akhir menuju Tabanan Serasi,” ujarnya.

Sebelum acara dimulai I Ketut Subrata di dampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan para undangan juga menyempatkan diri untuk mengunjungi stan-stan pameran, pemeriksaan iva, pemeriksaan kesehatan dan pembagian kacamata gratis, Pemasangan KB serta posyandu.

Kepala DPMD Tabanan Roemi Liestyowati yang juga sebagai ketua panitia acara menyampaikan tujuan kegiatan ini antara lain untuk meningkatkan peran aktif masyarakat desa dalam kegiatan pembangunan yang dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan swadaya gotong royong masyarakat dengan prinsip dari oleh dan masyarakat.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan program KB-Kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan kerja sama lintas sektor dalam kesatuan gerak PKK-KB-Kesehatan” jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan untuk tema BBGRM Tahun ini adalah “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-16  kita dayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra pemerintah desa” sementara untuk tema HKG PKK ke-47 adalah “Tingkatkan kinerja gerakan PKK selaras dengan program pemerintah”.

“Adapun pokok-pokok kegiatan HKG-PKK  yang dilaksanakan antara lain melaksanakan sosialisasi kesatuan gerak PKK-KB Kesehatan kepada semua desa, kecamatan di kabupaten Tabanan, Melaksanakan dan mengikuti Jambore PKK tingkat Kabupaten Tabanan dan provinsi dengan kegiatan berbagai lomba seperti Lomba penyuluhan pola asuh anak dan remaja, Lomba penyuluhan pemberdayaan  ekonomi, lomba penyuluh pemanfaatan lahan,  dan lomba lainnya” ungkapnya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan HKG-PKK, Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya saat membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat menyebutkan bahwa tema sentral peringatan tahun ini adala Dengan HKG PKK Ke-47 Tahun 2019, Tingkatkan kinerja gerakan PKK selaras dengan program Pemerintah.

“Tema tersebut mengandung makna bahwa melalui momentum peringatan HKG PKK ini bahwa Tim penggerak PKK sebagai mitra kerja Pemerintah berkewajiban untuk secara konsisten mengiringi, dan mendukung garis kebijakan program Pemerintah,” ujar Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya.

Mengingat kondisi saat ini, kita harus dapat menjaga sepenuhnya dengan merawat situasi yang kondusif di dalam keluarga, maupun antar umat. “ diharapkan segenap jajaran Tim Penggerak PKK perlu menjaga suasana kebersamaan dan kegotongroyongan, agar agenda kerja Pemerintah melalui sejumlah program pembangunannya dapat tercapai,”jelasnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan pembagian hadiah bagi pemenang berbagai lomba yang diselenggarakan PKK untuk memeriahkan peringatan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. (rls/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...