Bebaskan Bali dari Kimia, Sipadu dan Matan Tani Cetak Pupuk Organik Bermutu

Kepala UPT Simantri, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Dr. I Wayan Sunada
Kepala UPT Simantri, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Dr. I Wayan Sunada

DENPASAR, balipuspanews.com-  Di era  kebutuhan pupuk organik, banyak para petani membuat pupuk organik yang tidak sesuai standar dengan mutu yang tak terjamin, dengan demikian Sipadu merupakan sistem pertanian terpadu bekerja sama dengan Maja Tani Nusantara (MATAN) hadir untuk  memproduksi pupuk organik lewat bahan baku yang sudah pasti tersedia di setiap kelompoknya sehingga mewujudkan pupuk yang standar.

“Sipadu merupakan sistem pertanian terpadu dalam pelaksanaan utamanya adalah memproduksi pupuk organik yang berkwalitas lewat bahan baku yang sudah pasti tersedia di setiap kelompoknya,” kata  UPT Simantri, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bali Dr. I Wayan Sunada, M.Agb, Rabu (12/9).

Ia mengatakan produktivitas pupuk organik dalam setiap kelompok Sipadu memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani itu sendiri. Kemampuan untuk memproduksi pupuk organik ini menjadi suatu harapan bahwa setiap kelompok sipadu di masing-masing desa yang ada di Bali memenuhi kebutuhan pupuknya sendiri. Sehingga produksi pangan sehat bisa diwujudkan dengan adanya pupuk Sipadu.

“Kehadiran sipadu di tengah masyarakat sudah berkembang dan berpotensi dari setiap tahunnnya dibuktikan melalui sistem pengelolaannya, dari sektor peternakan dan pertanian yang diintegrasikan dengan tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan yang menjadi komoditas masing-masing kelompok tani,” jelas Sunada, Rabu (12/6).

Sipadu mendukung Permentan No. 1 Tahun 2019 dengan menyamakan standar operasional pengolahan pupuk organik produksi kelompok tani Sipadu. Untuk mewujudkan standarisasi produksi pupuk organik dari kelompok Sipadu.

Dimana setiap kegiatan Sipadu akan bekerjasama dengan Maja Tani Nusantara (MATAN) dalam teknologi pengolahan pupuk organik dan pengolahan pakan.

Bahan baku yang selalu tersedia dari kelompok Sipadu bisa menjadi awal yang baik untuk mewujudkan Bali bebas pupuk kimia sesuai dengan visi dan misi Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Melalui kerjasama ini diharapkan bisa menjadi awal peningkatan produksi termasuk menjaga mutu hasil pupuk olahan kelompok Sipadu dan mudahnya dalam hal pemasaran dari produk pupuk organik yang ada di masing-masing desa di Bali.

” Hal ini sangat bisa membantu masyarakat khususnya petani Bali untuk meningkatkan kesejahteraannya,” tandasnya.(bud/bpn/tim).