24.8 C
Denpasar
09/08/2022, 6:30 AM
NasionalJakartaBeda dengan Pemerintah, KPU Bertahan pada Usulan Hari-H Pemilu 21 Februari 2024

Beda dengan Pemerintah, KPU Bertahan pada Usulan Hari-H Pemilu 21 Februari 2024

balipuspanews google news
- Advertisement -

JAKARTA, balipuspanews.com – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengakui pihaknya menemui Presiden Joko Widodo pekan lalu pada Kamis (11/11/2021). Namun, ia memastikan belum ada perubahan atas keputusan KPU soal hari H pemungutan Pemilu Serentak 2024.

Hingga saat ini, lembaga penyelenggara pemilu tersebut tetap bertahan pada usulannya yaitu hari H pemungutan suara Pemilu Serentak 2024 dilaksanakan pada 21 Februari 2024.

“Sampai hari ini rancangan dan konsep yang kami rumuskan masih pada tanggal 21 Februari 2024,” ucap Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema ‘Utak Atik Penetapan Jadwal Pelaksanaan Pemilu 2024, Ada Apa?’ di Media Center Parlemen, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Untuk diketahui hingga saat ini penetapan jadwal hari H Pemilu Serentak 2024 masih tarik ulur. KPU mengusulkan Pemilu 2024 dilaksanakan pada 21 Februari 2024, sedangkan pemerintah menginginkan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 pada 15 Mei 2024.

Perbedaan penetapan hari H Pemilu 2024 juga terjadi di DPR. Sembilan fraksi yang ada di DPR belum satu suara mengenai jadwal hari H pemungutan suara Pemilu 2024. Sebagian fraksi mendukung usulan KPU, sebagian fraksi lainnya mendukung keinginan pemerintah.

Lebih jauh, mantan Anggota KPUD Bali ini menjelaskan keputusan KPU yang mengusulkan hari H Pemilu 2024 pada 21 Februari 2024 sudah dilakukan melalui kajian dan pertimbangan menyeluruh.

Baca Juga :  Polres Gianyar Berhasil Amankan 1,673,59 Gram Narkotika Jenis Hasis

“Jadi kami sudah mengkaji dari aspek regulasi dari aspek teknis penyelenggaraan. Kemudian dari aspek bagaimana tata kelola penyelenggaraannya. Nah, aspek-aspek itu yang menjadi penting dimana KPU melakukan kajian secara mendalam,” sebut Raka Sandi.

Meski kekeh dengan sikapnya, Raka Sandi mengatakan KPU tetap membuka ruang dialog dari semua unsur kepentingan yang terlibat dalam persoalan ini. KPU juga sudah menyepakati pertemuan tripartit antara KPU, DPR dan pemerintah soal penetapan jadwal Pemilu 2024.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diagendakan, kita duduk bersama segenap pemangku kepentingan untuk bertemu, begitu ya. Menyampaikan pandangannya dan mudah-mudahan dapat diambil keputusan dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tegas Raka Sandi.

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengatakan sejak awal pembahasan FPDIP mendukung jadwal yang telah disusun KPU yaitu pada 21 Februari tahun 2024.

“Kami mendukung jadwal yang telah disusun oleh Komisi Pemilihan Umum yang kira-kira jatuhnya pada 21 Februari tahun 2024 atau setidak-tidaknya sebelum Ramadan tahun 2024,” ucap Rifqi panggilan akrabnya.

Ada beberapa alasan FPDIP yaitu ingin jeda waktu cukup antara Pemilu Legislatif (DPR, DPD dan DPRD) dengan pemilihan kepala daerah (pilkada). Gunanya, untuk menyelesaikan berbagai macam dinamika termasuk sengketa hukum, baik administrasi, etika maupun hukum pidana termasuk terkait dengan sengketa di Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga :  Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77, Pemkab Tabanan Gelar Berbagai Lomba

“Kalau pelaksanaannya bulan Mei, sebagaimana usul dari pemerintah melalui pernyataan Menkopolhukkam Pak Mahfud MD, kita khawatir sengketanya nggak selesai. Lalu kemudian proses pencalonan kepala daerahnya bermasalah,” ucap Rifqi.

Selain itu, alasan lainnya adalah ada jeda waktu cukup antara Pemilu Legislatif (Pileg) dengan Pemilihan Presiden (Pilpres). Karena tidak ada jaminan kontestan pada Pilpres 2024 hanya 2 kontestan yang berimplikasi pada pelaksanaan Pilpres dilaksanakan 2 putaran.

Bila Pilpres harus dilakukan 2 putaran maka punya waktu cukup untuk menyiapkan segala sesuatunya.

“Kalau pelaksanaan Pilpres pada bulan Mei, maka kemudian kita tentu akan tergesa-gesa untuk mengejar pelantikan presiden pada 20 Oktober tahun 2024,” urai Rifqi.

Alasan yang juga sangat penting sambung Rifqi, yaitu FPDIP menghindari pelaksanaan masa kampanye pada bulan Ramadan di tahun 2024. Pihaknya tidak ingin bulan Ramadan dicemari oleh hal-hal yang dapat mengurangi kekhyusuan ibadah.

Antara lain menjadi ajang kampanye terselubung, berkedok politik identitas, politik SARA dan seterusnya.

“Dan ramadan itu amat memungkinkan menjadi bahan bakar paling efektif untuk menyulut perpecahan di antara kita sebagai anak bangsa, kalau bulan Ramadan 2024 masuk dalam masa kampanye,” tegas Rifqi.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Diingatkan Kedepankan Etika Politik Balas Budi

Senada Anggota Komisi II DPR lainnya dari Fraksi Partai Demokrat Anwar Hafid mengatakan sikap fraksinya satu pandangan dengan PDIP yang mendukung usulan KPU.

“Sikap kami jelas, mendukung sepenuhnya apa yang ditetapkan KPU, karena KPU itulah yang secara teknis lebih paham tentang pelaksanaan Pemilu,” tegas Anwar.

Anwar mengatakan patut dicurigai dari keinginan pemerintah yang tiba-tiba mengusulkan jadwal baru yang berbeda dengan KPU. Ia mengaitkan keinginan pemerintah yang memunculkan perdebatan itu karena masa keanggotaan KPU periode saat ini yang akan berakhir menunggu komposisi KPU yang baru.

“Pemerintah memunculkan jadwal yang baru, sehingga sampai hari ini terkatung-katung kita belum jelas. KPU yang periode ini sudah mau berakhir, sementara KPU yang baru masih dalam proses,” ucap Anwar.

Pembicara lainnya, Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing menilai ada politic timing dalam persoalan ini. Menurutnya, semua pihak tentu memiliki kalkulasi politik yang menentukan sikap dari keputusan yang diambil.

“Jadi ada politic timing. Kalau dekat-dekat dengan katakanlah hari besar keagamaan, partai mana yang diuntungkan, pasti berjuang dekat-dekat di situ, sederhana saja sebenarnya,” kata Emrus.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of