Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaDenpasarBegini Catatan Dewan Bali Terhadap Terhadap Kinerja Gubernur  Pastika

Begini Catatan Dewan Bali Terhadap Terhadap Kinerja Gubernur  Pastika

Denpasar, balipuspanews. com-Sejumlah catatan dalam bentuk rekomendasi disampaikan oleh wakil rakyat Bali terhadap kinerja Gubernur Bali,  I Made Mangku Pastika yang dinilai belum mampu meningkatkan PDRB perkapita dan kunjungan wisman ke Bali,  serta inflasi yang terkendali untuk meningkatkan daya beli dan ketaatan masyarakat membayar pajak.

Catatan dalam bentuk rekomendasi itu disampaikan  pada sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Provinsi Bali tahun 2017 (LKPJ)  dan  Laporan Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah Provinsi Bali periode 2013 – 2018 7(LKPJ -AMJ)  di ruang Sidang DPRD Bali,  Senin (30/4).

” Setelah mendengar pendapat OPD terkait dan juga arahan dari Direkto’rat Fasilitasi Kepala Daerah, DPRD, dan Hubungan Antar Lembaga Ditjen OTDA Kementerian Dalam Negeri dan Ditjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri lahirlah rekomendasi,” kata  Made Budastra selaku Ketua Pansus LKPJ tahun 2017 dan AMJ 2013 – 2018.

Rekomendasi itu diantaranya keberhasilan yang telah diraih oleh Gubernur berserta jajarannya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali di atas rata-rata nasional, dan pencapaian indikator makro ekonomi lainnya perlu ditingkatkan dimasa mendatang.

Demikian juga pelaksanaan semua program/ kegiatan di Kabupaten/ Kota se-Bali yang sudah berjalan baik perlu ditingkatkan, dievaluasi dan dilakukan perbaikan terhadap sejumlah program yang belum sesuai dengan alur perencanaan yang ada.

BACA :  OJK dan DPD Perbarindo Bali Tingkatkan Pemahaman Standar Akuntansi BPR

Perbaikan itu utamanya soal program-program kegiatan yang sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Memberikan perhatian dan pertimbangan terhadap permintaan  Pemerintah Kabupaten/ Kota se-Bali berkaitan dengan peningkatan Infrastruktur penunjang ekonomi kerakyatan di tahun-tahun mendatang, sebagai pemicu dan pemacu perekonomian masyarakat pedesaan terutama masyarakat petani, untuk menumbuhkan kantung -kantung ekonomi kreatif dan ekonomi produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat petani di perdesaan.

Sambung,  Budastra , Gubernur juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas kegiatan-
kegiatan terkait dengan pemenuhan kebutuhan primer masyarakat disetiap Kabupaten/ Kata se-Bali terutama  air bersih, bedah rumah, rumah sakit pratama, pengganti JKBM, terutama bagi masyarakat miskin.

Lebih jauh juga ditekankan soal mengintensifkan pelaksanaan program kegiatan Simantri dan mengevaluasi Gerbang Sadu, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama masyarakat petani di perdesaan.

Untuk itu diperlukan evaluasi dan solusi terhadap pengelolaan program yang dimaksud agar mampu mewujudkan misi program tersebut, untuk memberikan pelayanan optimal terhadap kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat di perdesaan.

BACA :  Wawali Arya Wibawa Hadiri Pisah Sambut Kajati Bali

Selain itu diperlukan upaya peningkatan capacity building aparat pendukung dan pelaku usaha Simantri untuk menghasilkan produk komersial berupa pupuk organik, biourine, dan produk lain yang mampu menjangkau pasar di luar anggota dan wilayah usahanya. Untuk itu upaya peningkatan kemampuan Gapoktan (gabungan kelompok tani) terus ditingkatkan melalui optimalisasi Asosiasi Simantri Provinsi Bali yang telah ditumbuhkan dan upaya penyediaan anggaran subsidi pupuk sehingga pupuk Simantri yang dihasilkan dapat bersaing dengan produk sejenis lainnya.

Perlu meningkatkan optimalisasi pelaksanaan program Simantri sesuai dengan kondisi lokasi untuk meningkatkan output dan outcome-nya dalam peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.

” Perlu program-program terobosan untuk pemberdayaan petani anggota gapoktan Simantri dan fasilitasi pemasaran produk-produknya melalui pameran agribisnis dan festival produk-produk organik secaralokal dan nasional,” jelasnya.

Program Simantri, jelas Budastra perlu dikembangkan secara masif dan terencana sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas usaha dan peningkatan pendapatan petani.

Selain itu,  pada kesempatan itu,  juga disinggung soal PAD yang tidak mencapai target, direkomendasikan kepada Gubernur untuk melakukan  penelusuran, terhadap tunggakan pendaftaran dan penagihan tunggakan pembayaran kendaraan bermotor.

BACA :  Desa Adat Sanur dan Intaran Terima Barang Milik Negara

Kemudian memperbanyak penyelenggaraan samsat keliling dengan jadwal yang pasti, sampai ke desa-desa dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada wajib pajak serta diharapkan mampu menggugah wajib pajak untuk membayar kewajibannya.

Selanjutnya mengadakan razia kendaraan plat Iuar daerah, baik milik perorangan manpun perusahaan dan BUMN untuk membayar pajaknya di Bali, sesuai aturan azas domisili dengan menempelkan sticker untuk kendaraan Iuar Bali yang masuk dan beroperasi di , Bali. Termasuk kendaraan bermotor yang digunakan di Bandara Ngurah Rai.

Bagi kendaraan yang melakukan daftar ulang agar menerapkan sistem E-Samsat dan E-Regident yang bekerja sama dengan pihak Kepolisian sehingga memudahkan penagihan pajaknya.

Serta mengadakan kerja sama dengan aparat pemerintah terbawah yaitu Kepala Desa dan jajarannya, untuk mendata dan mengingatkan wajib pajak, untuk wajib pajak membayar pajaknya tepat waktu.

Sementara itu dalam sidang paripurna ini nampak dihadiri oleh Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama dan Gubernur Bali,  I Made Mangku Pastika.  (Art/bpn/Tim)

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular