Kamis, Juni 20, 2024
BerandaBulelengBegini Hiruk Pikuk Penertiban Baliho Caleg di Buleleng di Hari Pertama

Begini Hiruk Pikuk Penertiban Baliho Caleg di Buleleng di Hari Pertama

BULELENG, balipuspanews.com – Proses penertiban baliho Calon Legislatif (Caleg) akhirnya dilakukan Tim Gabungan dari Satpol PP, Bawaslu, KPU, dan Kesbangpol Kabupaten Buleleng tepatnya pada Selasa (14/11/2023). Dalam proses penerbitan baliho di beberapa titik ternyata sejumlah kejadian-kejadian unik di lapangan terjadi mulai protes hingga mencoba mengelabui petugas.

Kejadian pertama imbas penurunan Baliho Caleg terjadi di Jalan Laksamana, Desa Baktiseraga dimana salah satu Caleg dari PDI Perjuangan bernama I Gusti Made Artana melancarkan protes atas penurunan Baliho miliknya yang terpasang di barat kuburan.

Disana petugas gabungan sudah ditunggu bersama sejumlah simpatisannya dengan tujuan mencegah penurunan Balihonya yang sudah terpasang. Dimana dirinya berdalih memasang Baliho di tanahnya sendiri, bukan di fasilitas publik. Disamping itu dirinya juga memprotes adanya perobekan terhadap Baliho yang terpasang di jembatan Jalan Laksamana. Padahal dirinya berharap baliho tersebut dibalik saja agar bisa dipakai kembali nantinya.

“Ini kan tanah pribadi kan tidak ada masalah, apa salah kalau pasang di rumah sendiri, itu kan konsumsi saya. Saya banyak juga lihat teman-teman yang lain seperti kita posisinya (di tanah pribadi), cuma (Satpol PP) belum memahami situasinya,” keluh I Gusti Made Artana.

BACA :  Duta Wimbakara Gender Wayang Anak-anak Kota Denpasar Sukses Pukau Penonton

Kejadian atau momen menarik berikutnya terjadi di Jalan Sudirman, dimana sejumlah tim sukses dari caleg tiba-tiba menutup unsur kampanye pada baliho ketika petugas Satpol PP sudah berada beberapa meter saja dari lokasi terpasangnya Baliho.

Kemudian kejadian menarik berikutnya terjadi tepat di pertigaan Jalan Sudirman – Laksamana, dimana sejumlah tim sukses dari caleg mendahului petugas gabungan menurunkan Baliho. Hal itu membuat petugas tidak membawa baliho-baliho tersebut.

Menyikapi itu, salah satu Komisioner Bawaslu Buleleng, I Ketut Adi Setiawan mengatakan caleg dan partai politik (parpol) sebenarnya sudah diberikan waktu untuk menurunkan baliho yang menyerupai Alat Peraga Kampanye (APK) bukan Alat Peraga Sosialisasi (APS) secara mandiri hingga Minggu kemarin.

Pemberitahuan terkait hal tersebut bahkan sudah disepakati pada pertemuan yang dilangsungkan pada Sabtu, 11 November 2023 antara Parpol, Bawaslu Buleleng, KPU Buleleng, dan Kesbangpol Buleleng.

“Kesepakatan kemarin apabila tidak diturunkan secara mandiri, maka dari Bawaslu Buleleng akan merekomendasi ke KPU dan Satpol PP Buleleng, APK mana saja yang akan diturunkan,” jelas dia ditemui disela-sela penertiban Baliho.

BACA :  Wujudkan Digitalisasi Sektor Keuangan Serta Optimalisasi Penerimaan Pajak, Inovasi Melodi Sanur Diresmikan

Ketut Adi juga mengaku tidak menutup pintu bagi sejumlah Parpol ataupun Caleg yang akan menurunkan APK-nya secara mandiri, sebelum Satpol PP menurunkan. Mengingat nantinya KPU Buleleng akan membentuk zonasi pemasangan APK di tiap wilayah.

“Alangkah baiknya dari parpol mau menurunkan sendiri sebelum kami tertibkan. Batas waktunya sampai tanggal 28 November 2023, saat mulai kampanye. Karena dari KPU Buleleng akan memberikan zonasi pemasangan APK untuk parpol,” lanjutnya.

Disinggung mengenai siasat caleg menutup unsur-unsur kampanye pada baliho yang dipasang, Adi Setiawan mengatakan bahwa berdasarkan Himbauan Bawaslu RI dengan nomor surat 774/PM/K1/10/2023, baliho yang diizinkan dipasang tidak menampilkan unsur ajakan memilih alias APS.

Unsur ajakan yang mirip APK yang dimaksud seperti ada gambar paku dan coblos, serta kalimat mohon doa restu maupun mohon dukungannya. Namun untuk membijaksanai pihaknya tidak akan mempermasalahkan jika baliho-baliho tersebut beberapa gambarnya ditutup sementara waktu.

“Kalau masih tetap terlihat paku dan ada unsur coblosan kita akan sebut APK. Tetapi kalau memang tertutup rapi serta tidak terlihat, iya itu bisa masuk kategori APS,” tegas dia.

BACA :  Penghijauan di Puncak Landep, BMI Buleleng Tanam Pohon Langka

Sekedar diketahui penertiban baliho caleg akan berlangsung setiap hari hingga tanggal 28 November 2023 bertepatan dengan hari pertama masa kampanye Pemilu 2024.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular