Bupati Artha bersama beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau pelaksanaan proyek eks terminal Gilimanuk.
Bupati Artha bersama beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau pelaksanaan proyek eks terminal Gilimanuk.
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Pembangunan pusat kuliner di bekas terminal Gilimanuk, Jumat (15/11) ditinjau Bupati Jembrana I Putu Artha. Kedatangan bupati Artha bersama beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) itu untuk memastikan pelaksanaan proyek sudah berjalan dengan baik sekaligus mengecek kualitasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman, I Wayan Darwin, menyampaikan pengerjaan pusat kuliner di bekas terminal Gilimanuk itu dalam jangka waktu kurang lebih 6 bulan dengan kontrak Rp 4,6 miliar dari pagu Rp. 6,5 miliar dan ditargetkan rampung pada 14 Desember “Pengerjaan sudah mencapai 70 persen dan kami optimis bisa rampung sesuai target” ucapnya.

Sedangkan dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian Dan Perdagangan I Komang Agus Adinata menyampaikan, nantinya tempat tersebut akan dipergunakan sebagai pusat penjualan kuliner Betutu Khas Gilimanuk dan oleh-oleh yang akan dikelola secara terpadu.

“Ada empat pedagang betutu yang akan mengisi, yaitu Men Tempeh, Bu Fery, Bu Lina, dan Reni. Nantinya para pembeli akan mendapat tempat yang nyaman, parkir yang memadai. Tentunya di kelola dengan profesional,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Artha menyampaikan, kunjungannya adalah untuk memastikan pelaksanaan proyek – proyek di Pemkab Jembrana sudah berjalan sebagaimana mestinya. Khusus untuk proyek penataan eks terminal Gilimanuk, Artha menyarankan agar tanaman hijau di perbanyak untuk mempercantik dan memberikan kesan sejuk.

“Di Gilimanuk cuacanya agak panas dan berangin, jika diberi tambahan tanaman hijau tentunya akan sejuk. Terlebih akan mendekati musim hujan tentunya tanaman akan tumbuh dengan baik,” ungkapnya.

Usia mengecek proyek bekas terminal Bupati Artha juga melihat pembangunan pertokoan di depan pasar Gilimanuk yang sudah rampung. Di proyek itu Bupati Artha mengecek satu-persatu toko yang baru selesai dibangun. Dibagian depan Artha menyoroti kabel listrik yang dipasang diluar plapon sehingga kelihatan kurang bagus.

“Ini bangunan baru dan pemasangan jaringan listrik itu sudah masuk dalam perencanaan awal dimana semestinya didalam plapon. Kalau dipasang diluar kelihatanya kurang bagus. Jadi saya minta agar kabel listrik itu dibuka dan dipasang didalam plapon,” pintanya.

Artha juga berpesan kepada pengguna toko maupun pengelola pasar agar ikut mengecek kwalitas bagunan dan jika menemukan ada yang kurang bagus atau tidak sesuai agar segera disampaikan ke pemborong atau ke dinas Koperindag.

“Genteng yang baru jika kena hujan akan rawan pecah. Kalau terjadi kebocoran agar segera disampaikan sehingga bisa diperbaiki. Kebersihan juga harus selalu dijaga,” ujarnya. (nm/bpn/tim)