28.7 C
Denpasar
28/09/2022, 3:35 PM
BulelengBelajar Bisnis Madu Kele-kele di Desa Bulian yang Menggiurkan

Belajar Bisnis Madu Kele-kele di Desa Bulian yang Menggiurkan

balipuspanews google news
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Madu kele-kele atau lebah klanceng mulai menjadi primadona bisnis baru di kalangan masyarakat. Itu dikarenakan, bisnis madu kele-kele ini cukup menggiurkan lantaran hanya memerlukan modal sedikit namun bisa meraup untung banyak.

Salah satu Kelompok Tani Lebah Madu “Sari Kembang” dari Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan telah membuktikannya.

Dibentuk pada tahun 2019, kelompok tani yang beranggotakan 26 orang ini mulai menggeluti budidaya madu kele-kele yang sudah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat sekitar.

Ketua Kelompok Tani Lebah Madu Sari Kembang, I Made Sudira menjelaskan teknik dalam budidaya lebah madu kele-kele di kelompoknya masih dilakukan secara alami dan tradisional.

Mulai dari awal pengambilan dan pemindahan sarang lebah dari hutan termasuk menyiapkan tempat sarang lebah yang masih menggunakan bahan alami berupa batang bambu yang telah dibelah dua.

“Pemindahan lebah dari alam masih dilakukan secara tradisional sesuai kepercayaan leluhur. Kelompok kami mengambil induk lebah langsung dari hutan baik yang bersarang ditanah maupun pada pohon bambu yang selanjutnya dibawa kerumah untuk diternakkan,” jelas Sudira yang juga selaku Sekretraris Desa Bulian itu.

Baca Juga :  Kena Infeksi Paru-Paru, Ardianti Bersyukur Sudah Terdaftar JKN

Lebih lanjut Sudira mengatakan, faktor cuaca sangat mempengaruhi dalam budidaya ternak madu klanceng ini. Karena lebah ini cenderung suka pada tempat yang sejuk, bahkan kalau cuaca panas atau dingin sekali lebah ini akan cepat migrasi ke tempat lain.

Selain itu, sangat tergantung juga pada musim berbunga tanaman di sekitar sebagai bahan nektar lebah untuk menghasilkan madu.

“Semisal kalau bunganya sudah banyak, mungkin kurang lebih 3 bulan sudah bisa memproduksi madu sesuai harapan kita,” ungkapnya.

Made Sudira menekankan kembali, jika cuaca mendukung dan ketersedian nektar bagi lebah mencukupi diperkirakan kelompoknya bisa panen madu sampai 2-3 kali dalam setahun.

Rata-rata setiap panennya anggota kelompoknya bisa mendapatkan tambahan penghasilan kisaran 5,5 juta setiap panennya.

Terkait kualitas madu, Sudira menegaskan bahwa hasil madu dari kelompoknya diproses secara alami tanpa ada sentuhan kimiawi dan dijamin 100 persen kemurniannya.

Jadi, madunya dijamin memiliki kualitas tinggi dan tahan lama kalau disimpan dalam kurun waktu yang lama.

Baca Juga :  Satgas PMK Putuskan untuk Buka Kembali Pasar Hewan di Karangasem

“Karena proses panen madu secara alami, kami yakin kualitasnya bagus dan otomatis para pelanggan akan tetap berlangganan termasuk juga sebagai media promosi kepada masyarakat lainnya bahwa kami menjual madu kele murni disini,” imbuhnya.

Untuk pemasaran, madu dari kelompoknya sudah masuk pangsa pasar hampir seluruh Kabupaten di Bali. Bahkan dari kelompoknya tidak pernah menyimpan stok madu terlalu lama karena pesanan yang cukup tinggi, malah sering kekurangan stok.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengkoordinir anggota untuk bisa menambah sarang lebah lagi.

“Kami akan terus mensupport anggota kelompok ini agar menambah rumah lebah setiap tahunnya sehingga ketersediaan madu bisa lebih banyak lagi. Selain itu teknik panen dan pasca panen akan terus ditekankan juga demi mempertahankan kualitas madu itu sendiri,” tegasnya.

Made Sudira mempercayai madu kele-kele binaan kelompoknya sangat bagus bagi kesehatan dan dipercaya juga bagus untuk kosmetik karena kemurnian dari madu itu sendiri.

Untuk harga jual madu binaannya, kelompoknya mebuat kemasan botol besar kapasitas 620 ml dengan harga Rp. 350 ribu dan kemasan dengan botol kecil kapasitas 300 ml dengan harga Rp. 150 ribu.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Pelinggih dan Gedong Simpan di Desa Munduk Bestala

Budidaya lebah madu klanceng ini memberi berkah tersendiri dari salah satu anggota kelompoknya yakni Kadek Budiasa. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini menuturkan, awalnya cuma iseng ternak lebah madu klanceng.

Berawal dari nemu sarang lebah klanceng saat berkebun, dirinya mencoba untuk membuat tempat sarang lebah di rumah dan menghasilkan sebotol madu kala itu yang kemudian langsung dijualnya.

Mulai sejak itu, Kadek Budiasa semangat ternak madu klanceng dan saat ini sudah mempunyai kurang lebih 100 tempat sarang lebah di rumahnya.

Kadek Budiasa mengungkapkan, dalam mempromosikan madunya ia hanya melalui media sosial saja. Beberapa kota besar di Bali seperti Denpasar, Gianyar dan sebagian besar wilayah di Buleleng sudah pernah merasakan madu klancengnya.

Melalui hasil budidaya ternak madu klanceng ini, dirinya mendapatkan penghasilan tambahan kurang lebih 15 juta pertahunnya.

“Astungkara ada tambahan penghasilan dan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkas Budiasa.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of