Terdakwa pada sidang Pengadilan Negeri Denpasar
Terdakwa pada sidang Pengadilan Negeri Denpasar
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com – Terdakwa asal Belanda kelahiran Bali yang sudah fasih bahasa Indonesia, ini di Pengadilan Negeri Denpasar, Senin (17/6) oleh Majelis Hakim diganjar hukuman selama 2 tahun 6 bulan.

Terdakwa William Koelewijin yang baru beranjak umur 19 tahun ini didakwa atas jeratan kasus narkotika jenis sabu sebanyak dua paket dengan berat 0,69 gram dan paket kedua dengan berat 0,31 gram.

Putusan Hakim lebih ringan lagi 1 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Gde Bamaks Wira Wibowo,SH dalam persidangan yang dipimpian Bambang Ekaputra,SH.MH.

“Mengadili terdakwa bersalah dan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan (2,5),” putusan Hakim Bambang di ruang Cakra.

Majelis hakim menilai terdakwa yang baru melangsungkan pernikahan sesama belasteran (Belanda-Indonesia) ini, bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 127 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penangkapan terdakwa bermula dari informasi masyarakat bahwa terdakwa sering melakukan penyalahgunaan narkoba, sehingga petugas pada 12 Desember 2019, Pukul 19.00 WITA, melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap terdakwa di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara.

Saat petugas melakukan penggeledahan badan terdakwa, petugas menemukan satu klip sabu-sabu di dalam saku kantong kiri terdakwa yang diakui barang tersebut miliknya.

Petugas kemudian melakukan pengembangan ke kos terdakwa Pukul 20.30 WITA, di Perum Bali Arum, Jalan Gunung Salak, Kabupaten Badung, dan kembali menemukan dua paket sabu-sabu.

Paket pertama ditemukan di dalam meja terdakwa yang setelah ditimbang beratnya 0,69 gram dan paket kedua dengan berat 0,31 gram.

“Kepada petugas, terdakwa mengaku mengkonsumsi sabu agar merasa bugar,” demikian Jaksa dari Kejari Badung ini. (jr/bpn/tim)