Antrean mobil akibat sopir kebingungan dengan diberlakukan E-Money terhadap pembelian tiket di pelabuhan Gilimanuk.
Antrean mobil akibat sopir kebingungan dengan diberlakukan E-Money terhadap pembelian tiket di pelabuhan Gilimanuk.
sewa motor matic murah dibali

NEGARA, balipuspanews.com- Setelah pembelian tiket penyebrangan dengan mengunakan kartu E-Money diberlakukan untuk penumpang pejalan kaki dan sepeda motor, mulai Kamis (15/8) PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) memberlakukan untuk tiket penyebrangan mobil. Namun, penerapan pembelian tiket penyebrangan dengan E-money untuk mobil itu masih banyak yang belum mengetahui.

Pantauan di pelabuhan Gilimanuk, penerapan pembelian tiket penyebrangan dengan kartu E-Money itu disampaikan melalui pengeras suara. Selain itu petugas juga menanyakan kepada setiap pengemudi baik mobil pribadi, pick up, bus, travel maupun truk, apakah sudah punya kartu E – Money atau belum. Bagi yang sudah punya dan saldonya cukup langsung diarahkan ke loket tiket.

Namun bagi yang sudah punya namun saldonya tidak cukup dan yang belum memiliki diminta untuk membeli kartu e-Money ke loket yang disediakan didepan pintu masuk pelabuhan. Karena terbiasa membeli tiket dengan ianng cash, banyak sopir yang kaget.

“Saya tidak tahu kalau sekarang beli tiket pakai kartu E–Money. Biasanya beli langsung,” ujar Rianto, seorang sopir.

Beberapa sopir truk juga kebingungan karena uang yang mereka bawa tidak cukup untuk membeli kartu E-Money dan mengisi saldo.

“Uang saya Cuma Rp.400 ribu pas untuk membeli tiket. Kalau harus membeli kartu dan mengisi saladi yang jadinya Rp.442 ribu jelas kurang dan saya gak bisa nyebrang. Saya tidak tahu kalau sekarang pakai kartu. Apakah tidak ada solusi agar saya bisa membeli tiket dengan uang langsung supaya bisa nyebrang. Nanti saya baru beli kartu itu,” ungkap salah satu sopir truk.

Karena banyak pengemudi kendaraan yang belum memiliki kartu E-Money, maka anrean juga terjadi didepan loket tiket penyebrangan. Antrean itu terjadi karena mobil harus berhenti dahulu untuk membeli kartu E-Money sekaligus mengisi saldonya agar bisa membeli tiket.

Sementara itu General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, Fahmi Alweni ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk pembelian tiket penyebrangan mobil dengan kartu E-Money dari Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) yakni uang elektronik Brizzi milik Bank Republik Indonesia (BRI), Tap Cash milik Bank Negara Indonesia, E-Money milik Bank Mandiri, sebenarnya sudah mulai diberlakukan sejak Agustus tahun lalu.

Namun penerapanya belum 100 persen karena masih tahap sosialisasi. “Untuk hari ini baru kita terapkan seratus persen untuk mobil. Namun kita tetap memberikan tolernasi bagi yang belum memiliki kartu untuk membeli tiket dnegan cara manual,” ungkapnya.

Menurut Fahmi, yang belum memiliki kartu E-Money kemungkinan mereka yang jarang atau baru pertamakali menyebrang. Sedabngkan sopir-sopir truk sebagian besar sudah memiliki kartu tersebut karena mereka setiap saat melalui jalan tol.

“Kartu E-tol yang mereka miliki bisa digunakan juga untuk membeli tiket penyebrangan. Tinggal menambah saldo saja. Kartu E-Money itu juga bisa digunakan untuk belanja di beberapa toko modern,” ungkapnya. (nm/bpn/tim)