Kamis, Februari 22, 2024
BerandaBulelengBelum Sebulan Dilantik, Satu Komisioner Bawaslu Buleleng Ajukan Pengunduran Diri

Belum Sebulan Dilantik, Satu Komisioner Bawaslu Buleleng Ajukan Pengunduran Diri

BULELENG, balipuspanews.com – Kabar cukup mengejutkan datang dari salah satu Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Buleleng. Sebab baru dilantik dan ditetapkan per 19 Agustus 2023 lalu, Ni Wayan Sariani yang bertugas di Divisi SDM, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan tiba-tiba mengajukan pengunduran diri.

Ketua Bawaslu Kabupaten Buleleng, Kadek Carna Wirata mengatakan pengajuan surat pengunduran diri oleh Sariani diajukan pada 2 September lalu langsung ke Bawaslu Provinsi Bali. Dalam surat tersebut alasan Sariani mengundurkan diri lantaran dirinya ingin fokus merawat atau mengurus sang ibu tercinta yang sekarang dalam kondisi sakit.

“Iya beliau mengajukan pengunduran diri, tapi memang tidak ada koordinasi dengan kami (Bawaslu Buleleng). Tapi untuk komunikasi kami sering lakukan, tentu semua soal pekerjaan saja,” jelasnya ketika dikonfirmasi, Selasa (5/9/2023).

Menyikapi kondisi tersebut, untuk tugas dan wewenangnya yang juga sebagai Koordinator Wilayah Kecamatan Sawan dan Tejakula kini digantikan sementara Wakil Divisi Gede Ganesha. Carna pun mengaku masih akan coba berkomunikasi dengan Sariani. Akan tetapi jika tetap tidak bisa maka tentu akan ada pengganti antar waktu (PAW).

BACA :  Begal Bawa Parang Resahkan Warga, Dua Warga Berlindung ke Rumah Warga

“Masih berproses (komunikasi), jika masih bisa kemungkinan tidak jadi mundur. Tapi kalau tidak nanti akan ada PAW dan itu adalah kewenangan Bawaslu Bali,” imbuh Carna.

Sementara itu, terpisah Ketua Bawaslu Bali, Putu Agus Tirta Suguna menyamakan jika pengunduran diri Sariani baru dilakukan secara sepihak. Sehingga masih akan dilakukan klarifikasi terhadap bersangkutan, namun diakuinya Sariani masih susah untuk dihubungi.

“Dalam waktu dekat Bawaslu Bali akan segera melakukan pleno terkait ini. Hanya disampaikan dalam bentuk surat resmi. Alasan dia mengundurkan diri karena ibunya sakit. Jadi ini masalah kemanusiaan,” ungkap dia.

Agus pun menambahkan, dari hasil Pleno dengan Komisioner Bawaslu Bali nantinya akan langsung disampaikan ke Bawaslu RI untuk ditindaklanjuti. Jika Bawaslu RI menyetujui pengunduran diri ini, selanjutnya akan ada PAW.

“Kita akan melakukan klarifikasi dulu ke yang bersangkutan. Setelah itu baru akan disampaikan langkah-langkah yang akan diambil,” tukasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular