DENPASAR, balipuspanews.com – DPD Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Provinsi Bali kembali menggelar aksi sosial serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50. Kali ini, PERTUNI Bali menggelar Open Day bertema “Mandiri dan Inklusif Bersama Disabilitas Netra” yang berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Minggu (10/8/2025).
Kegiatan Open Day ini diikuti 40 orang penyandang tunanetra dari seluruh Bali untuk rally tongkat. Melalui pelaksanaan kegiatan ini untuk menunjukkan kemandirian dan keterampilan penyandang disabilitas netra melalui berbagai kegiatan interaktif dan edukatif.
Dalam kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan teknologi asistif yang digunakan oleh tunanetra kepada masyarakat umum, serta meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap kehidupan inklusif di Bali.
Ketua Daerah PERTUNI Provinsi Bali, I Gede Winaya mengatakan, Open Day ini merupakan serangkaian perayaan HUT ke-50 PERTUNI Bali.
“Rally tongkat yang kami selenggarakan bertujuan memperkenalkan diri kepada masyarakat dan pemerintah. Meskipun pemerintah telah menerima keberadaan kami, namun belum seluruh lapisan masyarakat mengenal tunanetra. Melalui kesempatan ini, kami ingin memperkenalkan diri lebih luas kepada publik,” ujarnya.
Dikatakannya, dalam kegiatan ini juga digelar pameran teknologi asistif dan kemandirian tunanetra, dan pameran umkm disabilitas netra.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Bali, Ni Putu Yuni Candrayanti menyambut baik pelaksanaan kegiatan PERTUNI Bali. Ia berharap kegiatan ini terus berjalan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
“Tentu tidak hanya dengan dinas sosial, yang hari ini juga ada BPOM, kemudian dari berbagai pihak yang mendukung terkait pemenuhan hak-hak disabilitas,” ujarnya.
Ia menuturkan saat ini Provinsi Bali merencanakan perda tentang disabilitas terkait dengan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Provinsi Bali.
Sementara itu, Ketua Tim Infokom BPOM Bali, Putu Ekayani yang turut hadir dalam kesempatan ini menyambut baik aksi sosial yang digelar PERTUNI Bali. Ia mengatakan BPOM Provinsi Bali dan Pertuni Bali sering berkolaborasi untuk mensupport teman-teman tunanetra menjadi kader keamanan pangan.
“Teman-teman yang kelompok rentan kita harus upayakan bahwa pangan itu aman untuk mereka,” ujarnya.
Ketua Panitia HUT PERTUNI ke-50, Ida Bagus Surya Manuaba mengatakan
gelaran Open Day serangkaian HUT ke-50 Pertuni Bali ini menghadirkan lebih dari 40 tunanetra dari seluruh Bali untuk rally tongkat di Lapangan Renon.
Surya menjelaskan dalam kesempatan tersebut juga digelar pameran teknologi asistif seperti laptop dengan screen reader untuk membuktikan bahwa tunanetra dapat bekerja di sektor formal.
“Demonstrasi lainnya mencakup catur modifikasi dan edukasi huruf Braille. Pameran UMKM tunanetra juga digelar untuk mempromosikan usaha mandiri, disertai hiburan musik dan pijat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, katanya dapat meningkatkan pemahaman publik terhadap teknologi asistif untuk tunanetra, membuka ruang kolaborasi antar penyandang disabilitas dan masyarakat umum, serta meningkatkan dukungan publik terhadap program-program pemberdayaan yang dijalankan Pertuni Bali.
Penulis: Gde Candra
Editor: Oka Suryawan



