Kawanan pencuri diamankan
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews. com -Dua kawanan pencuri, Yonathan (37) dan I Putu Anggie (24), di bekuk Tim 1 Jatanras dan Unit IT Subdit III Ditreskrimum Polda Bali di Apartemen Swan di Jalan Marlboro, Denpasar Barat, Sabtu (15/9) pagi. Di kamar apartemen, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa 13 unit TV berbagai merek, sebuah proyektor, sebuah monitor, sebuah Jetspray dan sebuah receiver CCTV.

Barang hasil kejahatan itu merupakan hasil pencurian di Hotel The Rich Prada International Hotel Pecatu Indah Resort Jimbaran Kuta Selatan Badung. Dua tersangka mengangkut barang hasil curian tersebut dengan menggunakan mobil Box Mitsubishi L 300 warna coklat DK 9695 DU.

Kasus pencurian di Hotel The Rich terungkap setelah Tim 1 dan Unit IT Subdit III Ditreskrimum Polda Bali, menerima laporan dari Wahyu Winanti Vernoca (50), selaku pemilik Hotel The Rich Prada International Hotel Pecatu Indah Resort Jimbaran Kuta Selatan Badung. Bahwa di hotel miliknya telah terjadi pencurian, Senin (13/9) sekitar pukul 19.00 Wita.

“Pihak hotel melaporkan barang barang elektronik dan lainnya hilang dicuri di hotel,” ungkap Diresktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan, Minggu (16/9).

Hasil penyelidikan tim gabungan, jelas Kombes Andi, pada Sabtu (15/9) sekitar pukul 22.00 Wita, menerima informasi salah satu pelaku pencuri tinggal di Apartemen Swan di Jalan Marlboro Denbar. Tim gabungan langsung bergerak menelusuri informasi tersebut dan mendapati kedua tersangka tinggal apartemen mewah tersebut.

Sementara dii kamar apartemen, polisi mengamankan tersangka Yonatah dan temanya tersangka I Putu Anggie seorang mahasiswa di Denpasar.

“Dua pelaku sudah kami tangkap di apartemen berikut barang bukti,” ujar perwira melati tiga dipundak ini.

Dalam pengerebekan tersebut, selain mengamankan dua tersangka turut diamankan barang bukti hasil kejahatan. Yakni, 13 unit TV berbagai merek, sebuah proyektor, sebuah monitor, sebuah Jetspray, sebuah receiver CCTV dan sebuah mobil box untuk mengangkut barang hasil curian.

“Pelaku mengambil barang barang tanpa seijin pemilik hotel dengan cara merusak hotel dan membawanya dengan mobil box,” terang Kombes Andi mengakhiri. (Pl/bpn/tim)

 

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...