Minggu, Juli 21, 2024
BerandaDenpasarBerdalih Obati Anak Sakit, Embat Motor Majikan Dipolisikan

Berdalih Obati Anak Sakit, Embat Motor Majikan Dipolisikan

DENPASAR, balipuspanews.com -Siska (34) wanita asal Jember Jawa Timur ini cukup berani. Berdalih anaknya sakit dan butuh biaya, ia nekat mengembat motor di rumah mantan majikannya di Jalan Pulau Belitung I Gang I nomor 7, Banjar Kepisah Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (25/1/2020).

Aksinya berjalan sukses, namun tak berlangsung lama dia ditangkap Polisi.

Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya, tersangka Siska merupakan mantan pembantu rumah tangga dan sudah tiga pekan bekerja di rumah korban, Siti Tasya Faulia Asis (19). Ia merencanakan pencurian di rumah korban, pada Rabu (25/12/2019) sekitar pukul 05.00 Wita.

Dengan menumpang ojek, Siska berangkat ke Jalan Pulau Belitung I Gang I Nomor 7, Banjar Kepisah Pedungan, Denpasar Selatan.

“Ia memanjat tembok rumah korban dan mengecek satu persatu sepeda motor di teras rumah,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Kuta itu mengatakan tersangka Siska sudah hapal situasi rumah korban sehingga dengan mudah berhasil menggasak satu unit sepeda motor yang kuncinya tersimpan di dashboard motor. S

motor curian dibawa ke rumah kosnya di Jalan Tukad Petanu Gang Jatayu Nomor 3A Denpasar. “Dia ini mantan pembantu di rumah korban, jadi sudah hapal situasi rumah,” ungkap Wirajaya didampingi Kanit Reskrim Iptu Hadimastika.

BACA :  Seratus Lebih ASN Purnabhakti Kota Denpasar Terima Penghargaan

Kemudian, motor curian itu digadaikan ke Nyoman Surati di Banjar Tegal Permai Blok K 3 No. 119 Dalung Permai, Dalung, seharga Rp3,5 juta.

Namun dipotong administrasi sebesar Rp175 ribu, sehingga tersangka menerima uang sebesar Rp3.325.000. “Uang curian digunakan untuk membayar hutang-hutangnya,” bebernya.

Setelah menerima laporan dari korban, Team Opsnal Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Panit 2 IPTU I Nyoman Laba menangkap tersangka Siska di rumah kosnya.

Dalam pemeriksaan, ia mengaku mencuri motor karena butuh biaya anaknya yang sedang sakit di Rumah Sakit (RS) Negara, Jembrana.

“Uang hasil gadai motor, saya pakai untuk biaya anak berobat. Seminggu bisa dua sampai tiga kali dia masuk Rumah Sakit,” katanya sedih. (Pl/BPN/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular