Berdayakan Desa Agar Bebas Dari Narkoba, 30 Aparatur Desa Diundang BNNK Buleleng

Kepala BNNK Buleleng I Gede Astawa
Kepala BNNK Buleleng I Gede Astawa

BULELENG, balipuspanews.com – Sebanyak 30 aparatur Desa di Kabupaten Buleleng diberikan pembekalan terkait bahaya narkoba melalui rapat kerja program pemberdayaan masyarakat anti narkotika yang di selenggarakan di Bali Taman Hotel Resort And Spa Lovina, Kamis (14/4/2022).

Rapat tersebut tidak lain sebagai Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng demi mewujudkan desa bersih dari narkoba (bersinar) secara berkelanjutan terus dilakukan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng.

Kepala BNNK Buleleng I Gede Astawa, SH.,MH menyampaikan kegiatan ini adalah dalam upaya memberdayakan desa agar bebas dari narkoba sesuai Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

Tujuan dalam memberdayakan desa tidak lain diakuinya agar desa bersih dari narkoba, maka diintruksikan untuk masing-masing desa bisa melaksanakan tren 6 aksi. Tren aksi itu diantaranya memberikan informasi ke desa terkait bahayanya narkoba, membentuk regulasi dan komitmen berupa peraturan desa akan bahaya narkoba, sosialisasi, deteksi dini melalui test urine dan pembentukan relawan.

“Untuk itu kita sama-sama dengan kepala desa untuk menggelorakan bahaya narkoba termasuk penanganannya. Selain itu, kita akan menyatakan perang melawan narkoba,” ujarnya ditemui usai memimpin rapat.

Bahkan Astawa mengatakan, kegiatan ini akan secara berkelanjutan dilakukan. Sebab dikarenakan masih dalam situasi pandemi, hanya beberapa desa saja yang baru diundang. Sementara untuk desa-desa yang lain akan dijadwalkan guna mendapat pemahaman terkait bahaya narkoba.

“Nanti kita akan undang desa-desa yang belum dapat kami fasilitasi terkait kegiatan semacam ini. Mumpung di Buleleng sudah ada BNNK, jadi masyarakat bisa mengadu bagi yang terdeteksi sehingga perlu diadvokasi. BNN akan selalu siap memfasilitasi,” tegasnya.

Disamping itu pihaknya tetap berharap, dengan sinergi dari kepala-kepala desa se-Kabupaten Buleleng, pastinya desa bersinar bisa terwujudkan secara bertahap. Sehingga menurutnya harus ada respon, semangat, serta komitmen dari masing-masing desa dengan pedoman dari 6 tren aksi tersebut.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan