Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaKarangasemBerenang di Pantai Candiga Tulamben, Pemuda asal Banyuwangi Tewas Tenggelam 

Berenang di Pantai Candiga Tulamben, Pemuda asal Banyuwangi Tewas Tenggelam 

KARANGASEM, balipuspanews.com – Malang benar nasib pemuda 20 tahun asal Rejosari, Banyuwangi bernama Candra Firmadani. Dia meregang nyawa setelah tenggelam saat berenang di Pantai Candiga, Beluhu Kangin, Tulamben, Kubu, Karangasem, Bali, Jumat (10/11/2023) sore.

Informasi yang diperoleh, korban mulanya berenang bersama 4 orang rekannya di Pantai candiga. Beberapa saat sebelum kejadian, korban sempat meminjam kaca renang kepada rekannya bernama Deni Prabowo. Namun 5 menit kemudian, posisi korban terlihat semakin mengarah ke tengah laut serta dari kejauhan nampak melambaikan tangan seperti meminta pertolongan.

Saat itu juga, rekan korban yaitu Prabowo yang melihat korban melambaikan tangan langsung berenang ke tengah mendekati korban untuk menolong, sayangnya ia kesulitan untuk menarik korban seorang diri, dalam suasana panik ia langsung berteriak minta tolong dan didengar oleh dua rekan yang lain yaitu Nyoman Suja dan Nur Mualimin. Waktu itu, Nyoman Muja langsung berenang ketengah sedangkan Mualimin memanggil seorang rekan Sapradi yang berada di mes agar ikut menolong korban.

BACA :  Puluhan Penyandang Disabilitas di Denpasar Terima Bantuan Sembako

Berselang sekitar 15 menit kemudian, Sapradi langsung menyusul dua rekannya berenang untuk menyelamatkan korban. Setelah beberapa saat, korban akhirnya berhasil dibawa ke pinggir pantai, namun sayangnya saat itu korban diduga sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Seijin Kapolres Karangasem, Kasi Humas, IPTU. I Gede Sukadana membenarkan adanya peristiwa meninggal dunia karena tenggelam tersebut. Ia mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kubu 1 untuk mendapat penanganan, namun sayangnya nyawa korban tak tertolong.

“Korban sempat diberikan penanganan oleh tim medis berupa RJP, dicek pupil mata, cek nadi dan cek napas semua hasilnya negatif dan korban dinyatakan meninggal dunia,” kata Sukadana.

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular