Selasa, Juli 16, 2024
BerandaKlungkungBerenang di Pantai Kelingking Beach Nusa Penida, WNA Qatar Meregang Nyawa

Berenang di Pantai Kelingking Beach Nusa Penida, WNA Qatar Meregang Nyawa

SEMARAPURA, balipuspanews.com
Kasus wisatawan meninggal dunia di Kelingking Beach kembali terjadi.
Kali ini giliran WNA asal Qatar
meregang nyawa saat berenang di Pantai Kelingking Beach, Dusun Karangdawa, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Nusa Penida Kompol IB Putra Sumerta. Menurutnya, korban berinisial QSJAAM SAMI. Kejadiannya terjadi Selasa (18/6/2024) sekitar pukul 14.00 WITA.

Adapun saksi yang mengetahui petaka ini adalah Gede Diana Putra,33, dan Mohamad Sidqi Fitriyadi, serta Khalid Hamad A A Al-Buhendi.

Kronologisnya menurut saksi 1 berawal dari korban bersama teman-temannya yang berjumlah 8 orang diantar oleh saksi 1 dan saksi 2 selaku driver untuk menikmati wisata di Klingking Beach pada pukul 12.00 WITA dan setelah itu korban bersama teman-temannya turun ke pantai.

Korban telah diberitahu untuk kembali naik pada pukul 14.00 WITA karena akan melanjutkan perjalanan menuju restaurant. Namun setelah ditunggu sampai lebih dari pukul 14.00 WITA, korban bersama teman-temannya tidak kunjung naik kembali sehingga membuat saksi 1 menjadi cemas dan berusaha mencari informasi terkait tamunya yang turun ke pantai.

BACA :  Bedah Tiga Isu Strategis, Tim Kantor Staf Presiden Hadir di Bali

“Sampai akhirnya saksi 1 mendapatkan informasi dari saksi 3 yang baru sampai naik bahwa tamu yang diantarnya telah meninggal dunia diduga karena tergulung ombak saat berenang dan tidak lama kemudian sebuah helikopter datang dari Denpasar untuk mengevakuasi korban dan teman-temannya langsung ke Denpasar,” ungkap Putra Sumerta.

Lebih lanjut menurutnya, saat ini korban dan teman-temannya telah dievakusi dengan menggunakan helikopter “Air Bali” dari TKP ke Denpasar.

“Sementara 2 orang korban yang luka-luka (belum diketahui identitasnya) dibawa ke RS BMC Kuta untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan korban yang meninggal dunia langsung dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.

Penulis: Roni
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular