Berkas Dokumen Kedua Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar 2020 Belum Penuhi Syarat

Rapat pleno terbuka KPU Kota Denpasar dengan agenda penyampaian hasil penelitian persyaratan calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar 2020 di kantor KPU Kota Denpasar, Senin (14/9/2020)
Rapat pleno terbuka KPU Kota Denpasar dengan agenda penyampaian hasil penelitian persyaratan calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar 2020 di kantor KPU Kota Denpasar, Senin (14/9/2020)

DENPASAR, balipuspanews.com – Pada rapat pleno terbuka yang dilaksanakan, Senin (14/9/2020) kemarin, KPU Kota Denpasar menyampaikan hasil penelitian persyaratan calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar 2020 di kantor KPU Kota Denpasar.

KPU Kota Denpasar menghadirkan bakal pasangan calon, LO, ketua tim kampanye, dan pimpinan partai politik pengusul.

Sebelumnya, proses penelitian berkas persyaratan calon telah dilaksanakan sejak 4-12 September 2020 lalu, termasuk pemeriksaan kesehatan seluruh bakal calon pada 7-8 September 2020.

Berdasarkan hasil penelitian berkas dokumen persyaratan yang telah disampaikan, kedua bakal pasangan calon dinyatakan belum memenuhi syarat.

Dokumen visi misi dan program pasangan calon I Gusti Ngurah Jaya Negara,SE. dan I Kadek Agus Arya Wibawa, SE., MM. belum dibubuhi tanda tangan kedua pasangan calon dinyatakan belum memenuhi syarat.

Sementara bakal pasangan calon dari pihak Gede Ngurah Ambara, SH. dan Made Bagus Kertha Negara, SE. dinyatakan belum memenuhi syarat pada salinan ijazah SMA bakal wakil walikota yang belum terlegalisir Disdikpora Provinsi Bali karena status sekolah sudah tidak lagi beroperasi.

“Selanjutnya bakal pasangan calon yang dinyatakan belum memenuhi syarat dapat menyampaikan berkas perbaikan mulai 14 hingga 16 September 2020,” ujar Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya.

Pada rapat pleno terbuka yang juga dihadiri BAWASLU dan KPU Provinsi Bali, KPU Kota Denpasar menyerahkan Berita Acara hasil penelitian, Berita Acara hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon dan rincian hasil pemeriksaan kesehatan bapaslon kepada BAWASLU, LO, ketua tim kampanye, perwakilan bakal pasangan calon, dan perwakilan partai politik yang hadir

Pada kesempatan tersebut, Arsa menyampaikan ajakan untuk berkomitmen mewujudkan Pilwali Kota Denpasar 2020 yang damai, patuh protokol kesehatan, dan ramah lingkungan.

“Terutama dalam menyongsong dan melaksanakan masa kampanye. Meminimalisir jumlah baliho dan spanduk karena rawan dan sulitnya menentukan titik pemasangan yang cukup banyak dan mendorong penggunaan berbahan yang dapat didaur ulang,” katanya.

Lebih lanjut pihaknya menyampaikan, KPU Kota Denpasar menawarkan kompensasi pengurangan atau bahkan meniadakan fasilitasi baliho dan spanduk dengan pemasangan billboard dan videotron serta iklan kampanye.

Selebihnya, KPU mengingatkan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kampanye yang akan dibuka pada 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020.

Penulis : Ni Kadek Rika Riyanti

Editor : Oka Suryawan