Berkas Perkara Persetubuhan Siswi SMP di Gerokgak Segera Dilimpahkan ke Jaksa

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya saat ditemui di Lobby Humas Polres Buleleng
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya saat ditemui di Lobby Humas Polres Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Polisi telah merampungkan berkas perkara dugaan kasus persetubuhan terhadap siswi SMP di wilayah Kecamatan Gerokgak, Buleleng yang terjadi beberapa Minggu lalu.

Bahkan dalam waktu dekat, berkas perkara kasus yang sempat menggemparkan Buleleng beberapa waktu lalu ini, akan segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Jumat (25/2/2022) di ruang kerjanya mengatakan, berkas perkara kasus tersebut akan dilakukan pelimpahan tahap 1.

‚ÄúPerkembangan kasus persetubuhan yang melibatkan anak-anak di wilayah Kecamatan Gerokgak sudah selesai pemberkasan. Minggu ini akan kami limpahkan ke JPU,” jelasnya, dikonfirmasi, Jumat (25/2/2022) siang.

Baca Juga :  HUT ke-77 PGRI Dibalut Senam 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali'

Tak hanya itu, seluruh saksi dalam kasus ini sudah selesai diperiksa, termasuk keterangan saksi ahli baik dari pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) maupun psikolog.

“Saksi yang sudah kami periksa seluruhnya berjumlah 6 orang. Untuk kedua tersangka (R, 16, dan D, 16) akan segera dilimpahkan tahap 2 setelah berkas dinyatakan lengkap,” paparnya.

Pasca berkas perkara persetubuhan anak di bawah umur ini rampung, penyidik masih mendalami video yang dibuat oleh kedua tersangka yang merekam korban dalam keadaan telanjang. Penyidik masih mendalami apakah masuk dalam pelanggaran UU ITE.

“Untuk video masih diselidiki. Nantinya dalam berkas yang berbeda,” singkatnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang siswi SMP dari wilayah Kecamatan Gerokgak, diduga menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh dua orang remaja yang masih satu kampung dengan korban.

Baca Juga :  Semarak HUT ke-529 Kota Tabanan, Bupati Sanjaya Buka Pagelaran Seni Budaya Nusantara

Parahnya, sebelum disetubuhi, korban sempat dicekoki minuman keras (miras) jenis arak. Polisi menetapkan dua remaja laki-laki berinisial R,16, dan D,16, sebagai tersangka dalam kasus itu.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan