Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Editor's Picks Berkunjung ke Pejeng, Tampaksiring, Puan Maharani Minta Kerajinan Tenun Cagcag Dilestarikan

Berkunjung ke Pejeng, Tampaksiring, Puan Maharani Minta Kerajinan Tenun Cagcag Dilestarikan

GIANYAR, balipuspanews.com – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kerajinan tenun cagcag dilestarikan dan dikembangkan lebih luas karena sangat menjanjikan dari segi ekonomis.

Hal itu dikatakan Puan Maharani saat mengunjungi pengerajin tenun cagcag di banjar Pangembungan, Pejeng Kangin, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Kamis (15/10/2020).

Ikut mendampingi Puan Maharani Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kabinet Indonesia Maju I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga.

“Bukan buat ibu (pengerajin tenun cagcag -red) ini aja, buat semua pengerajin yang ada di Bali harus bisa regenerasi mengajarkan ilmu bikin kain ini untuk generasi selanjutnya biar bukan anaknya, bukan cucunya tapi di lingkungannya di kampung juga harus banyak anak-anak yang bikin kain,” kata Puan Maharani.

Politikus PDIP yang juga putri presiden RI kelima Megawati Soekarno Putri ini mengatakan, kerajinan tenun cagcag menjadi PR bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk melestarikan.

“Ibu ini sudah dari kelas satu SD, artinya sudah hampir 40 tahun lebih bikin kain ini. Tapi, belum ada yang menggantikan bikin seperti ini dan saya yakin bahwa yang muda-muda belum tentu bisa bikin kain sehalus ibu ini, ini memang PR buat Pemda dan tentunya juga buat pemerintah pusat,” sebut Puan Maharani.

Sedangkan Kepala Desa Pejeng Kangin, I Gede Purnadi Yoga mengatakan, awalnya sebagian masyarakat di Pejeng Kangin bekerja di sektor pariwisata. Namun mereka banting setir menekuni kerajinan tenun cagcag setelah dunia pariwisata lesu akibat dampak dari Covid-19.

“Dimasa Covid-19 in, pengerajin semakin bergeliat karena hampir 60 persen masyarakat Pejeng Kangin khususnya di Pesalakan dan Pengembungan yang menekuni pengerajinan kain cagcag ini,” ujarnya.

PENULIS : Ketut Catur

EDITOR : Oka Suryawan

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of