Pisau alat menusuk istri hingga tewas
Pisau alat menusuk istri hingga tewas
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews. com – Kasus penusukan seorang perempuan bernama Halimah (28) di depan pintu masuk STISPOL (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik) di Jalan Lely Desa Dangri Kangin, Pasar Kereneng, Denpasar Timur, Selasa (15/10/2019) malam, sudah ditangani jajaran Satreskrim Polresta Denpasar. Bahkan pelakunya, Rudianto (38) yang tak lain adalah suaminya sendiri sudah ditahan.

.Pria asal Sampang Madura Jawa Timur ini mengaku menusuk istrinya sendiri, Halimah, karena cemburu pacaran dengan pria lain.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan yang ditemui di gedung Wanita Narigraha Renon, Rabu (16/10/2019) menerangkan dari hasil pemeriksaan pelaku Rudianto mengaku cemburu istrinya pacaran dengan pria lain.

“Motifnya karena cemburu kepada korban. Korban itu adalah istrinya. Kalau kita lihat kejadian ini sudah di rencanakan karena dia cemburu,” bebernya, Rabu (15/10/2019).

Namun Kombes Ruddi belum berani berkomentar apakah Rudianto dn Halimah adalah pasangan sah suami istri karena masih dalam penyelidikan. Diterangkannya, dari dugaan sementara, sebelum ditusuk korban sudah diintai oleh pelaku. Sempat terjadi kejar-kejaran hingga di depan pintu masuk STISPOL, dan pelaku langsung menusuk korban.

”Ya, sepertinya sudah diikuti ya korban ini,” bebernya.

Sedangkan untuk luka korban, Kombes Ruddi mengatakan korban mengalami luka dibagian punggung. Ada tiga luka tusukan dan paling parah dibagian punggung.

“Ada tiga tusukan dibagian punggung dan paling parah di punggung. Untuk pisau darimana masih kami selidiki. Sabar nanti kita pers rilis dalam waktu dekat,” terangnya.

Sementara itu dari informasi dilapangan menyebutkan, Rudianto dan Halimah adalah pasangan suami istri yang sudah lama pisah ranjang, namun belum sah bercerai.

Diduga kuat Rudianto cemburu buta mengetahui istrinya punya pria idaman lain. Sehingga ia pun merencanakan akan menghabisi nyawa istrinya tersebut.

Penusukan itu terjadi di depan pintu masuk STISPOL (Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik) di Jalan Lely Desa Dangri Kangin, Denpasar Timur. Saksi mahasiswa yang diperiksa polisi, yakni Dodi Pande Setiawan menjelaskan sempat melihat korban berlari dan masuk ke dalam kampus STISPOL, tapi tiba-tiba terjatuh.

Lalu korban berusaha terbangun. Namun saksi kaget melihat pelaku langsung menusuk punggung korban sebanyak 3 kali. Saksi tidak berani memberikan pertolongan karena pelaku membawa senjata tajam. Pelaku Rudianto asal Sampang Madura Jawa Timur tinggal di Jalan Giri Raya Kupang Gang IV Surabaya, Jawa Timur langsung diamankan warga sekitar. Korban yang sedang sekarat langsung dilarikan ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan. (pl/bpn/tim)