Berpenghuni Dua Kali Lipat dari Kapasitas, Rutan Negara Direncanakan Jadi Lapas

Kepala Rutan Kelas II B yang baru menjabat, Lilik Subagiyono, usai pisah sambut Karutan di halaman dalam Rutan Negara, Kamis (24/11/2022)
Kepala Rutan Kelas II B yang baru menjabat, Lilik Subagiyono, usai pisah sambut Karutan di halaman dalam Rutan Negara, Kamis (24/11/2022)

JEMBRANA, balipuspanews.com– Banyaknya pelaku tindak pidana yang berhasil ditangkap membuat Rumah Tahanan (Rutan) kelas ll B Negara kelebihan daya tampung (Overload). Bahkan narapidana dan tahanan yang menghuni rutan jumlahnya dua kali lipat dari kapasitasnya.

Saat ini Rutan kelas ll B Negara memiliki kapasitas maksimal 72 orang. Sedangkan napi dan tahanan yang ditampung sebanyak 140 orang terdiri dari 132 laki-laki dan 8 perempuan. Jumlah itu mencapai dua kali lipat dari kapasitas yang dimiliki Rutan.

“Saat ini Rutan kelas ll B Negara sudah overload atau melebihi kapasitas maksimal yang ada,” ujar Kepala Rutan Kelas II B yang baru menjabat, Lilik Subagiyono, usai pisah sambut  Karutan di halaman dalam Rutan Negara, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga :  Curi Miras, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Diantaranya Ada Masih Dibawah Umur

Menurut penganti Bambang Hemdra Setyawan ini dengan overloadnya Rutan kelas ll B Negara maka pihaknya berencana akan menaikan status rutan menjadi lembaga pemasyarakatan (Lapas). Dengan naiknya status menjadi lapas ini maka fasilitas yang dimiliki akan lebih baik.

“Saya sebagai Karutan yang baru akan berusaha kedepannya, kita punya harapan dan ingin saya torehkan untuk meningkatkan status rutan ini menjadi lapas. Namun ini tergantung dari pusat yang nanti akan merealisasikan apa yang kita ajukan,” ungkapnya.

Selain itu untuk mengantisipasi dari overload pihaknya akan berkoordinasi dengan kantor wilayah, guna menyampaikan warga binaan yang mungkin masa pidananya terlalu tinggi.

“Selanjutnya menunggu dari Kanwil untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Abdul Hamid Nahkodai GP Ansor Klungkung

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan