Bersihkan Gilimanuk, Pedagang Depan Terminal Kargo Dipindah

Pedagang di depan lahan terminal cargo, Gilimanuk, Minggu (28/2/2021)
Pedagang di depan lahan terminal cargo, Gilimanuk, Minggu (28/2/2021)

NEGARA, balipuspanews.com – Setelah cukup lama berjualan di depan lahan terminal kargo, Gilimanuk, puluhan pedagang, Minggu (28/2/2021), harus angkat kaki. Mereka diminta pindah dari telajakan di depan lahan terminal kargo itu ke Anjungan Betutu Gilimanuk (ABG)

Pedagang yang berjualan di telajakan sebelah selatan Gelung Kori, Lingkungan Penginuman, Gilimanuk itu sebelumnya adalah pedagang korban gusuran.

Sebagian adalah pedagang buah di depan pasar Gilimanuk yang digusur saat pembangunan jalan kembar beberapa tahun lalu. Sebagian lagi adalah pedagang yang digusur dari areal bawah bekas terminal Gilimanuk saat pembangunan ABG dua tahun lalu.

Di lokasi itu sebagian pedagang makanan dan minuman membangun warung sederhana dengan tenda terpal. Sebagian lagi baru membangun warung dengan atap asbes atau seng dan berdinding kayu.

Baca Juga :  Syarat Urus Administrasi di Bangli, Warga Wajib Bayar PBB

Namun belum lama mereka berjualan disana di tengah situasi sepi saat pendemi Covid-19, tiba-tiba beberapa hari yang  Satpol PP datang dan meminta agar mereka pindah.

Mendapat pemberitahuan itu para pedagang kecil itu kaget. Mereka bingung harus pindah kemana karena tidak ada tempat lagi. Kemudian setelah digelar pertemuan dan diberikan penjelasan kalau mereka akan dipindah ke ABG sebagian bersedia pindah.

Namun ada juga sebagian pedagang yang ragu mengingat tempat yang ada di ABG sudah penuh dan untuk tempat yang baru belum dibangun.

“Dulu kami diarahkan berjualan disini. Sekarang kami lagi disuruh pindah dan tempat berjualannya belum ada. Apalagi di ABG sudah ada pengelolanya, nanti kami lagi dipindah. Kami pedagang kecil hanya bisa makan dari berjualan,” ujar seorang pedagang.

Baca Juga :  Permudah Layanan Adminduk, Aplikasi Aku Online Diresmikan

Meski sempat protes namun Satpol PP tetap meminta agar mereka pindah dan untuk mengangkut barang-barang milik pedagang akan dibantu dengan mobil Satpol PP. Akhirnya mereka bersedia pindah dengan catatan di ABG pedagang yang tidak memiliki tempat agar dibuatkan tempat yang baik dan mereka tidak digusur lagi.

Pedagang juga minta jika mereka dipindah karena lokasi tersebut terlarang untuk berjualan, maka pedagang lain dipinggir jalan termasuk yang menutup trotoar juga ditertibkan.

“Biar tidak pilih kasih, banyak juga pedagang dipinggir jalan yang melanggar. Mereka juga harus ditertibkan,” pinta pedagang lainnya.

Sementara itu Kasat Pol PP I Made Leo Agus Jaya didampingi Kabid Penegakan Perda Sat Pol PP Pemkab Jembrana I Made Tarma, menyampaikan, pemindahan pedagang di depan terminal kargo itu dilakukan untuk menata Gilimanuk sebagai pintu gerbang masuk Bali agar terlihat bersih. Mereka nantinya akan ditempatkan di ABG dan untuk tempat berjualan akan dikoordonasikan dengan Dinas Koprindag Pemkab Jembrana.

Baca Juga :  Diduga Palak Pembeli BBM, Lima Anak Punk ABG Diamankan

“Untuk tempatnya nanti akan dibuatkan dan diatur oleh Dinas Koprindag. Semua pedagang akan tetap diperhatikan dan kami akan membantu dalam pemindahan ini sampai selesai,” ujarnya.

Untuk pedagang lainnya yang berjualan di pinggir jalan atau diatas telajakan serta yang menutup trotoar juga akan ditertibkan. Mereka yang melanggar juga akan dipindahkan dan yang menggunakan trotoar akan diminta tidak lagi menutup trotoar.

“Untuk penataan di Gilimanuk ini akan dilakukan bertahap. Semuanya yang melanggar pasti kami tertibkan sehingga tidak ada pilih kasih,” ungkapnya.

Penulis : Anom Suardana 

Editor : Oka Suryawan