Selasa, Juli 16, 2024
BerandaBadungBertarung Melawan Kawanan Maling, Buruh Tewas Ditusuk Berkali-kali

Bertarung Melawan Kawanan Maling, Buruh Tewas Ditusuk Berkali-kali

KUTA UTARA, balipuspanews.com – Seorang buruh bangunan berinisial AM,40, tewas mengenaskan setelah ditusuk kawanan maling di Jalan Raya Semat, Tibubeneng, Kuta Utara, Kamis (4/3/2021) dinihari. Korban terkena tusukan setelah memergoki dua kawanan maling yang masuk ke bangunan proyek villa.

Sumber di lapangan mengungkapkan peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Korban AM sedang tidur bersama anak kandungnya dan terbangun melihat ada orang masuk ke bangunan proyek Villa di Jalan Raya Smat, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Pelaku diketahui berjumlah 2 orang berencana akan mencuri HP korban di kamar bedeng proyek.

“Korban tidur bersama anak kandungnya dan mendengar ada maling masuk ke kamar bedeng proyek,” ujar sumber.

Melihat ada pencuri masuk, kedua saksi berteriak maling sekaligus melakukan pengejaran hingga ke jalan raya. Merasa terpergok, kedua maling tersebut melawan. Sehingga terjadilah perkelahian satu lawan dua.

“Pelaku pencuri membawa pisau dan menghadang korban dan anaknya di jalan raya,” beber sumber.

Persis di Jalan Raya Semat, Tibubeneng, Kuta Utara, pelaku menyerang korban dengan pisau yang dibawanya. Akibatnya perkelahian pun terjadi. Tak dianya, dalam perkelahian tersebut, pelaku menebas punggung dan tangan anak korban tepat dibagian sebelah kanan.

BACA :  Bagaimana Undang-Undang Ketenagakerjaan Jerman Mencegah Lamine Yamal Bermain 90 Menit di Euro 2024

Lebih tragis lagi, pelaku juga menusuk korban, AM, secara membabi buta. Hingga pria asal Jember, Jawa Timur itu mengalami luka parah dan tewas di lokasi kejadian.

“Korban mengalami beberapa luka tusuk dan tewas dilokasi kejadian,” ucap sumber.

Aparat kepolisian Polsek Kuta Utara dan Ditreskrimum Polda Bali yang menerima informasi tersebut segera menuju TKP. Polisi melakukan olah TKP dan memeriksa keterangan sejumlah saksi para buruh bangunan proyek.

Sementara jenazah AM dan anak kandungnya yang mengalami luka dipunggung dilarikan ke rumah sakit.

Hasil olah TKP tim identifikasi Polres Badung, korban tewas akibat mengalami luka di bagian pipi kanan, luka robek dibagian leher kanan, luka terbuka dibagian urat nadi pergelangan tangan kanan, 2 luka tusuk dipunggung, luka tusuk dibagian lengan dan dada kanan.

Kasatreskrim Polres Badung AKP Laorens Rajamangpul Heselo membenarkan kejadian tersebut. Namun dia mengatakan kasusnya ditangani oleh Polsek Kuta Utara.

“Ya infonya begitu. Tapi saya belum terima laporan dari Polsek Kuta Utara,” ujarnya, Kamis (4/3/2021).

BACA :  Desa Sidakarya Terima Penghargaan dari BNN Kota Denpasar

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular