Audiensi antara Gubernur Pastika dengan Penglingsir dan Prajuru Mahagotra Catur Sanak Bali Mula

Denpasar, balipuspanews.com – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menerima audiensi Penglingsir dan Prajuru Mahagotra Catur Sanak Bali Mula di ruang kerjanya, pada Kamis (14/12).

Pada kesempatan ini, Ida Mpu Nage Siwa Putra Dharma Daksa menyampaikan rencana penyelenggaraan Mahasabha ke-3 Tahun 2017, yang akan dilaksanakan pada hari Minggu bertempat di Wantilan Pura Samuantiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Gubernur Pastika mengatakan, saat ini sedang dalam situasi degradasi generasi, untuk itu perlu adanya upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali agar bisa bersaing dengan dunia.

“Di Bali kita tidak punya apa-apa, kita tidak punya gas, kita tidak punya batu bara, kita tidak punya emas. Yang kita punya hanya manusia. Berarti manusia kita ini harus mampu bersaing. Jadi apa yang akan kita lakukan?” kata Pastika.

Untuk itu Pastika berpesan, agar dalam pertemuan Mahasabha nanti dapat disusun program-program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena hanya dengan itu masyarakat Bali bisa bersaing.

Saat ini Bali sedang mengalami degradasi generasi, satu pihak ingin maju, namun satu pihak harus memegang tradisi. Tantangan ke depan bagaimana bisa bersaing dengan dunia, tetapi tidak meninggalkan tradisi dan budaya Bali.

“Kita bisa maju kalau setiap manusia Bali itu mampu bersaing dengan siapapun di dunia ini. Di situlah letak hebatnya Bali, manusia-manusia Bali bisa pergi kemana saja, berani berhadapan dengan siapa saja di dunia bukan hanya di Bali,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Penglingsir dan Prajuru Mahagotra Catur Sanak Bali Mula mengundang Gubernur Bali untuk berkenan menghadiri dan memberikan sambutan pada pertemuan tersebut. Turut hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Bali, dan Kepala Bagian Publikasi Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.