Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Bali Klungkung Bertepatan Puja Wali, Pura Goa Lawah Gelar Karya Padudusan Agung

Bertepatan Puja Wali, Pura Goa Lawah Gelar Karya Padudusan Agung

DAWAN, balipuspanews.com- Tepat rahina Anggar Kasih, wuku Medangsia pura Sad Kahyangan Goa Lawah melaksanakan upacara Puja Wali bersamaan dengan Karya “Padudusan Agung” yang dilaksanakan Selasa, (10/3).

Bendesa Pura Goa Lawah dr. Bagus Darmayasa menyampaikan, puncak karya Padudusan Agung, dipuput dua sulinggih, yaitu Ida Pedanda Istri Anom Keniten dari Gria Jumpung Anyar Dawan Kelod dan Ida Pedanda Gde Oka Jelantik Dwipayana .

Serangkaian puja wali dan karya padudusan agung ini, sehari sebelumnya dilakukan upacara melasti, mapepada dan ngaturang pakelem di Segara Goa Lawah, Minggu (9/3/2020).

Upacara melasti bertujuan sebagai upaya penyucian seluruh pralingga Ida Batara, demikian juga mapepada untuk menyucikan binatang yang akan digunakan sebagai sarana upacara.

Sebelum melasti, rangkaian upacara sudah diawali dengan berbagai kegiatan, antara lain: Nyujukang tetaring, Ngunggahang sunari, Nyuci, Nuhur tirtha di Pura Sad Khayangan di Bali.

“Kami sampaikan pula dalam rangkaian karya agung ini, juga dilaksanakan pawintenan beberapa warga pengempon dan warga lainnya,” jelas Darmayasa.

Dalam Karya Padudusan Agung, kata Darmayasa, setelah pelaksanaan puncak karya, Ida Bhatara nyejer selama tujuh hari, sebelum Karya Padudusan Agung masineb 17 maret 2020 nanti, tepat pukul 15.00 wita.

Untuk melengkapi upacara Agung digelar juga beberapa pementasan tari wali seperti Rejang Dewa, Tari Baris Gede, dan pementasan Wayang Sudamala atau wayang lemah.

Untuk diketahui, bagi umat Hindu di Bali maupun di luar Bali, yang ingin melaksanakan persembahyangan, diharapkan menyesuaikan dengan waktu dudonan karya.

Selain itu, bagi umat sedharma yang melaksanakan Upacara Nyegara Gunung, agar menghindari dari selama ida Bhatara masih nyejer dengan upacara yang sedang berlangsung di Pura Goa Lawah.

“Dimohon kepada umat, yang akan melaksanakan Upacara Nyegara Gunung, supaya mencari waktu lain, setelah Karya Padudusan Agung selesai,” harapnya memberi permakluman.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengimbau kepada para wisatawan yang hendak berkunjung ke Goa lawah, selama pelaksanaan Karya Padudusan Agung ini, hanya diperkenankan masuk sampai di Madya Mandala. Pihaknya berharap wisatawan bisa memaklumi situasi di dalam pura dengan aktivitas umatnya.

Pada kesempatan ini panitia juga akan mengatur pamedek yang ingin sembahyang dengan sistim kartu antrian. Tujuannya, agar pamedek yang akan melaksanakan pembahyangan bisa teratur dan nyaman.

Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah di Bali tampak berdatangan untuk melaksanakan persembahyangan di pura Goa Lawah bertepatan dengan karya Padudusan Agung ini yang digelar belasan hingga puluhan tahun sekali. (bud/bpn/tim)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of