Berturut-turut Raih WTP, Pemkab Buleleng Diganjar Tambahan DID 40 M

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat menerima plakat yang diserahkan Kanwil DPPB Teguh Dwi Nugroho di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng
Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat menerima plakat yang diserahkan Kanwil DPPB Teguh Dwi Nugroho di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2020 yang berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Buleleng membawa imbas positif, pasalnya dengan raihan itu kini Buleleng telah menerima sebanyak tujuh penghargaan. Alhasil dengan raihan itu Pemkab Buleleng akhirnya diganjar tambahan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 40 Milyar.

Penghargaan yang diterima dari Kementerian Keuangan RI atas raihan pengelolaan keuangan dengan opini WTP tahun 2020 itu diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali (Kanwil DPPB), Teguh Dwi Nugroho kepada Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng, Senin, (25/10/2021).

WTP kali ini merupakan prestasi bergengsi yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kali ketujuh secara berturut-turut. Terkait itu pula Pemkab Buleleng kembali menerima tambahan DID.

Ia pun menambahkan jika melalui penghargaan membanggakan itu diminta seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng untuk tetap berkomitmen menjalankan program kerja berdasarkan regulasi. Maka dengan begitu dirinya berharap semoga ke depannya dengan peningkatan DID yang diterima dapat memberikan motivasi Pemkab Buleleng dalam meningkatkan kinerja pembangunan di Kabupaten Buleleng.

“Plakat ini tidak gampang didapat, syaratnya harus lima kali berturut-turut meraih WTP. Prestasi ini sangat penting, karena itu kami kembali mendapatkan tambahan DID sebesar 40 Miliar rupiah,” ujar Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana.

Sementara itu, Kepala Kanwil DPPB, Teguh menyampaikan selamat kepada Pemkab Buleleng atas pencapaian WTP dengan laporan keuangan pemerintah daerah sampai tujuh kali berturut-turut. Prestasi itu dinilai penting berkat konsistensi dan akuntabilitas laporan keuangan yang dilaporkan.

“Buleleng juga memiliki sistem pengendalian keuangan internal yang baik dan semua regulasi dalam pengelolaan keuangan juga dilakukan dengan baik sesuai undang-undang pembendaharaan dan keuangan Negara,” terangnya.

Pihaknya pun berharap Pemkab Buleleng lebih meningkatkan lagi kinerja penyusunan laporan keuangan ke depannya, sehingga dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel diyakini mampu meningkatkan pembangunan Buleleng dan kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version