Pelaku Ucil saat dihadirkan di Mapolres Buleleng.
sewa motor matic murah dibali

SERIRIT, balipuspanews.com — Kadek Supartika alias Ucil (28) warga Desa tinggarsari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki lantaran berusaha kabur saat hendak ditangkap petugas.

Pelaku Ucil merupakan residivis dibekuk jajaran Polsek Seririt, karena terbukti melakukan aksi pencurian dibeberapa tempat wilayah Seririt.

Pengungkapan aksi pencurian laptop, 1 unit handphone, uang tunai sejumlah Rp 2,4 juta yang dilakukan Ucil ini bermula dari laporan korban Komang Sudiarta yang tinggal di wilayah jalan Doponogoro, Kelurahan/Kecamatan Seririt, Buleleng, pada Senin (4/5) sekitar pukul 20. 30 wita dirumah milik korban.

Nah, dari laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Seririt langsung turun melakukan penyelidikan.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan, bahwa ada warga yang sempat melihat seseorang yang tidak diketahui identitasnya berada di sekitar TKP sebelum aksi pencurian itu terjadi dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vega warna hitam. Dari keterangan warga itu, akhirnya pelaku mengarah kepada seseorang yang bernama Kadek Supartika alias Ucil.

Berbekal informasi itu, petugas langsung memburu keberadaan Ucil. Kemudian pada Sabtu (11/5), anggota Polsek Seririt mengetahui keberadaan Ucil yang saat itu berada di sebuah rumah kos wilayah Desa Kalianget. Saat akan digerebek dilokasi, sayang anggota Polisi hanya menemukan pacar Ucil dan dua orang temannya. Ucil pun berhasil kabur, dengan cara melompat dari lantai 2 kost ke areal persawahan.

Saat itu, anggota polisi hanya berhasil mengamankan satu unit motor Yamaha Vega yang digunakan Ucil beraksi dan juga satu unit laptop yang merupakan barang hasil curian. Tak berhenti sampai disana, kemudian pada Minggu (12/5), anggota Polsek Serrit lagi menggeledah tempat kost tersebut.

Alhasil, Ucil ditemukan bersembunyi di almari pakaiannya. Saat akan ditangkap, Ucil pun berusaha kabur. Seketika anggota dengan tegas, menyarangkan timah panas yang bersarang di kaki pelaku. Pelaku Ucil pun langsung digiring ke Mapolsek Seririt untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Seijin Kapolres Buleleng, Kapolsek Seririt, Kompol Wayan Suka mengungkapkan, dari keterangan Ucil aksi pencurian itu dilakukan dibeberapa tempat wilayah Seririt termasuk di Kota Singaraja. Untuk pencurian dirumah korban Sudiarta, pelaku Ucil mengaku melakukan aksi pencurian itu dibantu dan telah direncanakan bersama oleh Komang Adi Lesmana alias Mang Adi (32) warga Desa Petemon.

 

“Jadi, pelaku Mang Adi ini sempat mengantarkan Ucil sampai ke lokasi, lalu ditinggalkan dan ditunggu di tempat kost di Desa Kalianget. Pelaku Ucil lalu memanjat tembok pagar dan masuk untuk mengambil barang- barang. Setelah mendapatkan barang hasil curian itu, keduanya membagi di kost pelaku Ucil,” terangnya.

Meski beberapa tempat diakui pelaku Ucil sebagai lokasi aksinya, namun jajaran Unit Reskrim Polsek Seririt masih akan mengembangkan kasus ini untuk mengungkap lokasi-lokasi lainnya yang kemungkinan juga menjadi lokasi aksi pencurian yang dilakukan pelaku Ucil.

“Kasusnya masih dikembangkan, untuk mengungkap kemungkinan ada tempat lain lagi,” tandasnya.

Akibat perbuatannya ini, kini pelaku aksi pencurian terancam dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3, 5 KUHP jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here