Polisi periksa sapi yang menjadi korban penyayatan oknum tak bertanggungjawab
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com – Tindakan biadab dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab yang tega menyayat sapi milik Wayan Merta, 31, warga dusun Geriana Kauh, Duda Utara, Selat, Karangasem.

Menurut penuturan I Wayan Merta, sapinya tersebut ditemukan tersayat pukul 06.45 pagi saat mendatangi kandang sapi. Merta kaget melihat pergelangan kaki sebelah kiri dan bagian kuping sapi sebelah kiri sapi miliknya putus.

Parahnya lagi, aksi keji ini dilakukan terhadap sapi yang tengah menyusui anaknya. Tidak hanya itu, beberapa waktu sebelumnya ketika anaknya sapingi berusia 17 hari di tempat yang sama  juga mengalami hal serupa yakni mengalami luka sayatan pada bagian kaki yang menyebabkan sampai saat ini godel tidak bisa berjalan normal.

“ Saya tidak habis pikir, kenapa ada yang tega melakukan ini kepada seekor sapi,” kata Merta kesal Rabu ( 13/6) 2018.

Sempat ditanya apakah sempat punya masalah sebelumnya, Merta mengatakan dirinya sama sekali tidak pernah terlibat ataupun punya masalah dengan siapapun diwilayah tersebut. Inilah yang menjadi tanda tanya besar bagi dirinya apa motif dibalik penyayatan Sapinya tersebut yang diduga menggunakan senjata tajam jenis “belakas”.

Tak terima Sapinya mengalami sayatan, Merta kemudian membuat surat aduan ke Polsek Selat. Sapi tersebut akhirnya dipindah ke areal rumah orang tuanya dengan cara didorong dengan mengangkat kaki sapi yang disayat.

Sementara itu, menindaklanjuti aduan tersebut, Unit Reskrim Polsek Selat, IPTU Made Sudihartawan didampingi dua anggotanya langsung turun ke TKP untuk melihat langsung dan mencari informasi terkait penyayatan sapi tersebut.

Menurutnya pelaku penyayatan ini bisa diproses dan dikenakan Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan hingga menyebabkan cacat atau luka berat dengan ancaman kurungan Sembilan bulan.

Disisi lain pagi ini pemilik sapi mengaku sudah memanggil dokter hewan untuk memeriksakan keadaan Sapi seharga Rp.12 juta tersebut untuk menangani luka lukanya. Untuk melengkapi bukti bukti Polisi juga meminta agar dokter hewan yang memeriksa sapi tersebut membuatkan hasil visum. ( igs/sur)

 

Tinggalkan Komentar...