Biar Kapok, KemenPPPA Minta Hukuman Berat Pelaku Pelecehan Anak. KemenPPPA Terus Mengawal

Asisten Deputi Pelayanan Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus, KemenPPPA, Robert Parlindungan Sitinjak. (ist)
Asisten Deputi Pelayanan Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus, KemenPPPA, Robert Parlindungan Sitinjak. (ist)

JAKARTA, balipuspanews.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melakukan kunjungan layanan penjangkauan korban sekaligus menindaklanjuti kasus kekerasan seksual terhadap anak inisial E (16) yang diduga dilakukan oleh gurunya, pengasuh pondok pesantren inisial KHD (45) di Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang Jawa Barat.

“Kunjungan untuk memastikan kondisi korban, memastikan pendampingan layanan pemenuhan hak korban, antara lain layanan psikologis, pemenuhan hak pendidikannya, kondisi orangtua dan lingkungan masyarakat sekitarnya,” ucap Asisten Deputi Pelayanan Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus, KemenPPPA, Robert Parlindungan Sitinjak pada keterangannya, Selasa (28/6/2022).

“Penanganan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak menjadi perhatian serius KemenPPPA karena merupakan salah satu program prioritas yang harus dituntaskan 2020 – 2024. KemenPPPA terus mengawal seluruh kasus-kasus kekerasan yang terjadi pada anak dan perempuan. Selain itu memastikan, penegakan hukum seluruh kasus berjalan baik dan ada pendampingan psikologis terhadap korban anak,” tegasnya.

Baca Juga :  Hari Terakhir Pendaftaran Parpol Pemilu 2024, KPU Pastikan Tak Ada Masa Perpanjangan

Sebagai informasi, kasus kekerasan seksual terhadap korban E telah mendapat penanganan dari Polres Subang, setelah mendapat laporan dari ibu korban. Korban mendapat kekerasan seksual persetubuhan oleh terduga pelaku KHD saat menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Kapolres Subang AKBP Sumarni, Kanit PPA Satreskrim Polres Subang Aipda Pol. Nenden Nurpatimah, Kabid PA pada DP2KBP3a Kab Subang Upit Nurhayati, Kepala UPTD PPA Kecamatan Kalijati Entin Suartini, dan didampingi oleh Ketua RT setempat.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Subang AKBP Sumarni menyampaikan terima kasih atas kunjungan serta pemberian motivasi oleh jajaran Kementerian PPPA kepada korban, apalagi memastikan UPTD PPA Kec. Kalijati bersama OPD terkait, memberikan layanan pemenuhan hak pendidikannya.

Baca Juga :  Krisis Berlarut Beri Peluang Partai Baru Lolos ke Senayan

“Kita mengutuk keras tindakan pelaku dan tidak akan mentolerir perbuatan pelaku terhadap korban. Semoga kasus ini menjadi pelajaran bersama untuk kita selalu memberikan perlindungan kepada anak-anak kita dan mempersiapkan mereka sebagai generasi emas penerus kepemimpinan bangsa Indonesia nantinya,” tutup Kapolres.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.