Jumat, Februari 23, 2024
BerandaAdvertorialBiaya Pengobatan Dayu Terbantu Berkat JKN-KIS

Biaya Pengobatan Dayu Terbantu Berkat JKN-KIS

BANGLI, balipuspanews.com-Sejak kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, telah banyak masyarakat yang mengaku telah terbantu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan.

Mereka yang telah terdaftar sebagai peserta kini sudah tidak perlu mengkhawatirkan soal biaya pelayanan kesehatan, karena hal tersebut sudah dijamin penuh oleh Program JKN-KIS.

Hal tersebut yang dirasakan seorang peserta JKN-KIS,  Ida Ayu Ketut Santi,36,. Ketika ditemui di kediamannya, Ida mengaku sempat merasakan manfaat yang dihadirkan oleh program besutan BPJS Kesehatan.

Berawal saat seminggu dinyatakan positif, kondisi kandungan Dayu mengalami flek. Setelah sempat memeriksakan diri ke dokter, Dayu disarankan untuk beristirahat dari aktivitasnya.

Namun ketika menjalani istirahat tersebut, bukannya membaik akan tetapi ia justru semakin merasakan sakit pada perutnya sehingga ia langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangli untuk mendapatkan perawatan.

“Saya disuruh untuk bed rest oleh dokter dengan diberikan beberapa obat. Namun perut saya tambah sakit, jadi suami mengajak saya ke rumah sakit agar segera mendapat penanganan, saat itu saya menggunakan JKN-KIS sebagai jaminannya,” ungkap Dayu.

BACA :  Kapolda Bali Pantau Pleno di PPK Pekutatan

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, ternyata janinnya tidak berkembang dan sudah dinyatakan tidak ada lagi secara medis sehingga harus dilakukan tindakan kuretase untuk mengeluarkan janin dari dalam rahimnya sebagai bentuk sebuah pembersihan sehingga terhindar dari penyakit-penyakit yang mungkin terjadi.

“Mendengar hasil pemeriksaan tentu membuat kami kaget dan sedih, namun apa boleh buat, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak medis, yang terpenting kami terhindar dari hal-hal yang lebih berbahaya,” lanjutnya.

Suami Dayu sempat berdiskusi dengan pihak rumah sakit kaitan dengan biaya yang mungkin dikeluarkan akibat tindakan abortus tersebut, pihak rumah sakit menyatakan bahwa semuanya dijamin Program JKN-KIS.

“Saya menjalani kuret dengan lancar dan masih bersyukur tidak perlu mengeluarkan biaya karena kata suami semuanya dijamin BPJS Kesehatan. Saya sangat berterima kasih kepada JKN-KIS dan seluruh pihak medis yang sudah merawat saya,” kata Dayu.

Dayu dan keluarga terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) swasta kelas 2, karena suaminya yang bekerja.

Ia berharap Program JKN-KIS dapat berjalan secara terus menerus karena ia sangat berharap pada kehamilan anak berikutnya dapat kembali bersalin dengan JKN-KIS.

BACA :  584 Sekaa Taruna di Badung Ikuti Lomba Ogoh Ogoh, Disbud Dorong Kreativitas Meningkat

Penulis : Gde Candra
Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular