Bila Ditemukan Taman Kotor dan Tak Terawat, Petugas Siap-siap Kena Sanksi

Suasana di Taman Kota Gianyar
Suasana di Taman Kota Gianyar

GIANYAR, balipuspanews.com – Cantiknya penampilan Kota Gianyar yang dihiasi bunga taman dan penataan lampu, kini menjadi bahan evaluasi bagi kinerja petugas pertamanan dan kebersihan. Karena pola kerja dan tanggungjawab mereka, kini akan dengan mudah dievaluasi.

Dimana setiap petugas dibebankan kavlingan tanggungjawab untuk masing-masing zona yang sudah ditentukan. Jika ditemukan Taman Kotor atau tak terawat, petugas siap-siap diganjar sanksi.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra, Selasa (1/12/2020) mengungkapkan, hingga tahun 2021 pihak belum berencana untuk menambah tenaga untuk pemeliharaan dan kebersihan taman serta fasilitas umum lainnya.

Untuk itu, pihaknya akan memaksimalkan tenaga yang sudah ada dengan jumlah sekitar 400 orang. Dimana dalam bertugas, nantinya mereka akan dibagi dengan sistem Zona.

“Untuk tahun 2021 kami belum ada rencana melakukan penambahan petugas, jumlahnya sudah cukup banyak tinggal diatur biar kerjanya efektif,” tegasnya.

Dicontohkannya, di Alun-alun Gianyar, kini disiapkan 15 orang petugas untuk memastikan kebersihan dan keterawatan taman. Petugas ini nantinya harus setiap hari ada dengan sistem yang ditentukan oleh OPD terkait. Jadi, mereka akan melakukan absensi dan kegiatan lainnya disana.

“Terkait peralatan, pasti kita belikan. Tapi terkait dengan orang kita akan atur dulu, tidak serta merta tahun 2021 ada penambahan orang,” tegasnya lagi.

Termasuk pertamanan di tempat lain seperti di sepanjang Jalan Dharma Giri juga dipastikan ada zona kerjanya. Dengan jarak tertentu akan dibebenkan oada beberapa orang petugas sehingga jelas tanggungjawabnya.

“Kalau ada zona yang kotor atau tak terawat, akan ada sanksi tentunya. Kalau THL mungkin kontraknya tidak diperpanjang dan kalau petugasnya PNS tentunya ada sanksi tegas pula. Sekarang ini, secara profesional mereka akan kelihatan kerjanya,” yakin Bupati.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gianyar, I Wayan Kujus Pawitra, juga mengumpulkan seluruh mandor di bidang pembersihan/penyapuan taman dan bidang pengangkutan sampah.

Ditekankan, bahwa progres pembangunan fasilitas umum di Gianyar harus sejalan dengan pelayanan kebersihan. Untuk memastikan Gianyar tetap indah, nyaman, dan aman harus diimbangi dengan intensitas kinerja petugas penyapuan dan pengangkutan yang efektif.

Khusus untuk petugas pengangkutan sampah diminta untuk memastikan sampah di masing-masing TPS tidak mengusik kenyamanan. Upayanya, dengan peningkatan intensitas pengangkutan. Sehingga tidak ada lagi penumpukan sampah di TPS, apalagi sampai meluber.

Karena itu, jadwal pengangkutan diperketat dan ditambah. Demikian pula pada petugas penyapuan, di kawasan kota harus tetap menjaga kebersihan wilayah kerjanya.Tidak boleh ada sampah berceceran di sekitar taman dan fasum lainnya.

Pelayanan penyapuan jangan hanya sekedar nyapu dan sekedar lewat. Kujus juga mengajak seluruh mandor untuk saling bersinergi untuk memberikan pelayanan kebersihan ini. Karena Kota yang indah, identik dengan kota yang bersih. Maka dengan cara bahu-membahu menjaga kebersihan, Kota Gianyar akan terlihat lebih indah, asri, dan sedap dipandang mata.

PENULIS : Catur

EDITOR : Oka Suryawan