BKKBN Bersama Media Massa Gaungkan Program Bangga Kencana dan Program Percepatan Penurunan Stunting

Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat BKKBN Putut Riyatno didampingi Pranata Humas Ahli Madya Ade Anwar saat kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Program Percepatan Penurunan Stunting Melalui Media Massa, serta Kemitraan antara BKKBN dengan Jurnalis Tahun 2022 di Hotel Santika, Bekasi.
Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat BKKBN Putut Riyatno didampingi Pranata Humas Ahli Madya Ade Anwar saat kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Program Percepatan Penurunan Stunting Melalui Media Massa, serta Kemitraan antara BKKBN dengan Jurnalis Tahun 2022 di Hotel Santika, Bekasi.

BEKASI, balipuspanews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Biro Umum dan Humas BKKBN bersama Forum Koordinasi Jurnalis menggelar kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Program Percepatan Penurunan Stunting Melalui Media Massa, serta Kemitraan antara BKKBN dengan Jurnalis Tahun 2022 di Hotel Santika, Bekasi pada 16-17 November 2022.

Program Bangga Kencana yang merupakan akronim dari Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana menjadi salah satu program unggulan dari BKKBN. Bangga Kencana menjadikan keluarga sebagai sandaran pembangunan serta berfokus mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Peraturan Presiden No. 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting telah mengamanatkan penetapan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi yang kuat antar-kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk melaksanakan Strategi Nasional tersebut dalam upaya percepatan penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

Sekretaris Utama BKKBN, Tavip Agus Rayanto yang diwakili oleh Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat BKKBN, Putut Riyatno menyampaikan persoalan stunting ini menjadi hal yang urgent untuk segera ditangani dan selesaikan. Oleh karena itu menurutnya media massa perlu ikut turun tangan langsung untuk menggaungkan stunting, baik istilah, definisi, dampak hingga penanganannya di tengah-tengah masyarakat sehingga publikasinya menjadi popular dan dirasa ramah terdengar di telinga banyak orang.

“Peran media massa itu penting, maka dari itu kita akan bekerjasama dengan jurnalis. Kepala BKKBN bapak Hasto Wardoyo menekankan penguatan Program Bangga Kencana tidak boleh luput meskipun negara sedang fokus mengatasi stunting pada anak,” ucap Putut.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin meminta BKKBN perlu lebih menggencarkan Program Bangga Kencana hingga dapat menjangkau seluruh masyarakat sampai ke pelosok daerah. Selain menggencarkan Program Bangga Kencana sampai ke pelosok daerah, Wapres juga meminta BKKBN untuk mengoptimalisasikan sumber daya yang ada. Pelaksanaan percepatan penurunan stunting (kekerdilan) tidak boleh melupakan aspek akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya juga menjaga kemitraan yang telah dibangun.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.