BKKBN Dan PERSI Jalin Kerjasama, Hidupkan Layanan Kontrasepsi di Rumah Sakit

foto: Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

JAKARTA, balipuspanews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerjasama dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) melaksanakan Program Keluarga Berencana Rumah Sakit. Nota Kerjasama Mou ini ditandatangani oleh kedua pihak berlangsung di kantor BKKBN, Jakarta, pada Jumat (14/8).

“Kerjasama ini dalam rangka melaksanakan kembali Program Keluarga Berencana Rumah Sakit. Dulu Rumah Sakit ada kewajiban melayani kontrasepsi di Poli-Poli Kebidanan tetapi sudah beberapa tahun ini hilang, padahal konsuling kepada orang habis melahirkan itu penting,” kata Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

“Nyata-nyata yang di depan mata kita, orang yang tidak ingin hamil kan orang yang baru melahirkan. Program ini juga cara untuk menurunkan angka “unmet need” atau pasangan usia subur yang belum atau tidak ingin punya anak lagi, tetapi belum menggunakan kontrasepsi yang masih tinggi mencapai angka 12%,” tambahnya.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo berharap agar seluruh Rumah Sakit untuk peduli dan melayani kontrasepsi.

Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKN) menyebut, dibanding tahun 2019, terjadi penurunan lebih dari satu juta layanan Keluarga Berencana (KB) selama Januari – April 2020.

Itu sebabnya, masa normal baru setelah meredanya pandemi seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali pelayanan KB.

“Dibulan September ini kita harus kerja keras mensosialisasikan dan mengidentifikasikan Rumah Sakit terkait persiapan dan pelayanan kontrasepsi serta Program Keluarga Berencana Rumah Sakit, nantinya bagi Rumah Sakit yang telah siap atau konsisten dalam melayani kontrasepsi akan diberikan penghargaan di bulan Oktober 2020,” tutup Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria