30.4 C
Denpasar
25/01/2022, 1:17 PM
DenpasarBNN, KPK dan BNPT Sepakat, Sikat Habis Bandar Narkoba, Koruptor dan Radikalisme

BNN, KPK dan BNPT Sepakat, Sikat Habis Bandar Narkoba, Koruptor dan Radikalisme

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Kepala BNN RI Komjen Pol DR. Petrus Reinhard Golose, Ketua KPK Komjen Pol Pirli Bahuri dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafly Amar menggelar diskusi Blanded Webinar yang berlangsung di gedung Perkasa Raga Garwita (PRG) Polda Bali, pada Rabu (24/11/2021).

Diskusi Blanded Webinar ini mengangkat tema “Bersinergi Bersama Berantas Narkoba, Korupsi, dan Terorisme guna Pembangunan SDM Unggul di Era VUCA”. Diskusi ini dilaksanakan guna mencari solusi bersama terkait  persoalan yang mengancam generasi penerus bangsa Indonesia.

Selain 3 Komisaris Jenderal, diskusi webinar itu dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera dan Panglima Kodam IX Udayana dan diikuti Bupati/Walikota dan Kapolres se-Bali.

Dalam sambutannya, Komjen Golose mengatakan bahwa kejahatan narkotika, korupsi, dan terorisme merupakan kejahatan transnasional crime. Ketiga kejahatan ini bisa terjadi dalam satu rangkaian peristiwa kejahatan antar negara. Apalagi kejahatan narkotika dan korupsi bisa digunakan untuk kejahatan terorisme dalam hal pendanaan.

“Kami pimpinan tiga lembaga ini bertekad untuk membangun Indonesia mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Untuk mewujudkan itu langkah yang dilakukan adalah meminimalisir tiga permasalahan yang ditangani tiga lembaga ini,” ungkap mantan Kapolda Bali ini.

Sementara dalam sambutanya, Komjen Boy Rafli Amar menegaskan akibat yang ditimbulkan dalam 3 kejahatan tersebut sangat berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih virus radikalisme bisa masuk ke tengah masyarakat tanpa disadari dan diketahui.

Menurutnya, ada 4 pilar kebangsaan yakni UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, bentuk negara kesatuan republik Indonesia. Keempat pilar inilah yang harus dilestarikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ideologi terorisme bila dipaksakan masuk ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara akan membentur dengan konstitusi dan ideologi bangsa Indonesia. Ideologi teroris anti konstitusi, anti demokrasi, anti kemanusiaan, dan intoleran,” tegas jenderal bintang 3 dipundak ini.

Diterangkannya, para pelaku terorisme ini kerap membawa teks agama. Mereka menganggap atas nama Tuhan adalah suatu kebenaran yang mutlak.

“Jadi kita semua harus bersama-sama nyatakan tidak menjadi bagian dari pendukung teroris,” tegasnya.

Bahkan, kata Komjen Rafli Amar, para pelaku terorisme kini banyak menggunakan internet dan masuk secara sistematis. Hampir 80 persen pengguna internet di Indonesia adalah pemilik akun media sosial. 60 persen dari pengguna internet itu adalah anak-anak muda. Sehingga untuk mengatasi hal ini pihak BNPT akan berkoordinasi dengan Kominfo.

“Ideologi terorisme kini menyasar anak-anak. Contohnya pasangan suami istri lahir 1996 melakukan bom bunuh diri depan Gereja Katedral, Makassar. Seorang wanita usia 26 tahun menyusup masuk dan melakukan penyerangan di Mabes Polri,” sebutnya.

Diungkapkannya, para pelaku teror yang berhasil direkrut ini adalah alam pikirannya yang dipengaruhi. Sementara kemampuannya tidak mumpuni. Kini pelaku teror baik di indonesia maupun dunia banyak pelaku tunggal.

“Mereka cukup mengkonsumsi informasi di dunia maya. Akibatnya sesat, sebab mereka asal sejalan dengan kelompok yang menyebarkan informasi sesat itu,” tandasnya.

Senada disampaikan Komjen Pol Firli Bahuri. Ia mengatakan bahwa KPK dalam menekan tindak pidana korupsi lewat pembangunan sistem yang baik. Caranya membuat orang takut dan anti korupsi. Ia mengaku sepakat untuk menghukum mati koruptor. Tapi sayangnya di indonesia belum ada undang-undang yang mengatur.

“Seluruh pelaku korupsi diancam hukuman mati saya setuju. Tapi persoalan Undang-Undang tidak demikian. Kita sebagai negara hukum harus tunduk kepada hukum. Dari 30 bentuk dan jenis korupsi hanya satu tindak pidana korupsi yang bisa diancam dengan hukuman mati yaitu korupsi bencana alam,” bebernya.

Sementara diskusi Webinar itu disambut baik oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Ia berharap diskusi yang digelar menjadi langkah nyata ke depan membantu permasalahan anak bangsa.

Koster mengaku data yang diperolehnya bahwa pada masa pandemi ini kasus narkoba justru meningkat. Bahkan Indonesia bukan lagi tempat transit perdagangan narkoba dunia tetapi jadi produsen.

“Peredaran gelap narkoba di Indonesia tak hanya menyasar kota-kota besar tetapi sudah menyasar seluruh Indonesia,” sebutnya.

Diterangkannya, hasil survei dari BNN dan LIPI bahwa 2,3 juta generasi muda Indonesia pernah menyalahgunakan narkoba. Dimana secara umum terdapat 3,4 juta penduduk Indonesia rentang usia 10-59 tahun menyalahgunakan narkoba. Penyalahgunaan narkotika bisa menjadi faktor penghambat pembangunan nasional.

Degradasi moral juga terjadi akibat tingginya kasus korupsi di Indonesia. Sepanjang tahun 2020 hasil survei ICW kerugian negara akibat korupsi sebesar 56,7 triliun dan kerugian kasus suap sebesar Rp 322 miliar.

“Sama seperti terorisme. Kejahatan ini dapat menimbulkan rasa takut dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, karena mengancam ideologi negara, melumpuhkan ekonomi, dan menimbulkan kerusakan yang nyata,” pungkasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Pohon Tumbang Timpa Truk Box

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Atlet Muaytai Klungkung Raih Lima Medali di Kejurnas Makassar
02:12
Video thumbnail
Warga Resah, Babi Milik Warga Abang Mati Misterius
02:01
Video thumbnail
Pasien Isoman di Denpasar Mulai Dipindahkan ke Isoter
02:17
Video thumbnail
Rest Area Goa Jepang Akan Menjadi Tempat Rekreasi
01:44
Video thumbnail
Hindari Tahanan Kembali Kabur, Polres Revitalisasi Sel
02:23
Video thumbnail
Hadapi Varian Omicron, Masyarakat Jangan Panik, Tetap Disiplin Prokes
02:50
Video thumbnail
Pengamen dan Gepeng di Denpasar Dipulangkan ke Daerah Asal
02:15
Video thumbnail
Harga Minyak Goreng di Klungkung Dipastikan Stabil
02:02
Video thumbnail
Pelayanan Vaksinasi Booster di Puskesmas Mulai Dilakukan
02:07
Video thumbnail
Seminggu, Minyak Goreng di Buleleng Harus Menyesuaikan di Harga Rp 14 Ribu
01:53
Video thumbnail
Vaksin Booster Sudah Bisa Dilakukan di Puskesmas, Ini Syaratnya
01:36
Video thumbnail
Polisi Bubarkan Kerumuman yang Bisa Meresahkan Masyarakat
01:36
Video thumbnail
BLT DD di Buleleng Kembali Bergulir
02:32
Video thumbnail
Ciptakan Ekosistem Ekonomi Digital, Bandara Ngurah Rai Dukung QRIS
03:10
Video thumbnail
Monumen “Sita Kepandung” Akan Dibangun di Simpang Enam Denpasar
03:20
Video thumbnail
Tiga Tahanan Kasus Pencurian Kabur
01:20
Video thumbnail
Desa Adat Buleleng Sepakat Tak Buat Ogoh Ogoh
02:42
Video thumbnail
Berkunjung ke Gianyar, Kak Seto Ajak Anak Dengarkan Dongeng
02:52
Video thumbnail
Korsleting Kerap Jadi Pemicu Kebakaran, Damkar Karangasem Himbau Warga Perhatikan Instalasi Listrik
01:52
Video thumbnail
Bali Kembali Dipilih Jadi Tuan Rumah Event Bertaraf Internasional
03:01
Video thumbnail
Harga Bawang Merah Turun Petani Kintamani Menjerit
02:08
Video thumbnail
Capaian Vaksin Sudah Penuhi Target, Buleleng Siap Terima Booster Dosis III
01:55
Video thumbnail
Pawai Ogoh Ogoh di Jembrana Menunggu Perkembangan Kasus Covid-19
03:42
Video thumbnail
Vaksinasi Anak Usia 6 11 Tahun Masuk Dosis ke II
02:23
Video thumbnail
Vaksin Booster Dimulai, Masyarakat Diminta Cek Tiket dan Jadwal Vaksinasi di PeduliLindungi
02:09
Video thumbnail
Bali Siap Terima Booster Dosis Ketiga
02:44
Video thumbnail
Penjual Hewan Penular Rabies di Pasar Satria Ditertibkan
02:21
Video thumbnail
Cegah Terjadinya Banjir, Pembersihan Saluran Air di Denpasar Terus Digencarkan
02:06
Video thumbnail
Badai dan Puting Beliung di Selat Bali, Penyeberangan Kembali Lumpuh
01:52
Video thumbnail
PTMT 100 Persen di Buleleng Sudah Mulai Dilakukan, Prokes Harus Tetap Diawasi
02:14
Video thumbnail
Tekan Penularan Kasus, Tracing Jemput Bola Terus Digencarkan di Denpasar
02:01
Video thumbnail
Diterjang Derasnya Air Sungai, Akses Jalan Menuju Villa dan Pantai di Tegal Besar, Klungkung Putus
01:42
Video thumbnail
Selama Dua Minggu Kasus Covid-19 Naik, Satgas Minta Warga Lebih Waspada
01:38
Video thumbnail
Tambah Daya Tarik Wisatawan, Pantai Jungutbatu, Nusa Penida Akan Ditata
02:14
Video thumbnail
Polisi Diminta Usut Tuntas Dugaan Vaksin Booster Ilegal
02:14
Video thumbnail
Puluhan Ekor Penyu Hasil Tangkapan Pangkalan TNI AL Dilepas di Pantai Kuta
01:30
Video thumbnail
Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
01:48
Video thumbnail
Penanganan Omicron Diminta Fokus ke Faskes, Bukan Lagi pada Angka Penularan
02:25
Video thumbnail
Seniman Recycle Apresiasi Lampu Hijau Pembuatan Ogoh-Ogoh Sambut Nyepi Caka 1944
01:45
Video thumbnail
Pembuatan Ogoh-ogoh Diizinkan, MDA Buleleng Tekankan Beberapa Poin
02:29
Video thumbnail
Dengan Penerapan Prokes Ketat, Pawai Ogoh-ogoh Akan Digelar di Denpasar
03:33
Video thumbnail
Antisipasi Varian Baru, Kodim 1609/Buleleng Rapid Acak di Sekolah
02:42
Video thumbnail
Bus Sekolah di Buleleng Mulai Uji Coba Layani Trayek Dalam Kota
02:37
Video thumbnail
Pembelajaran Tatap Muka, Siswa Wajib Punya Aplikasi PeduliLindungi
01:41
Video thumbnail
Disdikpora Karangasem Persiapkan PTM 100 Persen
01:19
Video thumbnail
Tersiar Kabar Wisdom Terpapar Omicron Setelah ke Bali, Satgas Perketat Pintu Masuk
03:03
Video thumbnail
Capaian Vaksinasi Anak di Bangli, Data Nasional 88,95 Persen, Data Riil 98,82 Persen
03:10
Video thumbnail
Lanal Denpasar Gagalkan Penyelundupan 32 Ekor Penyu Hijau
02:39
Video thumbnail
Libur Tahun Baru, 3.400 Wisatawan Kunjungi Obyek Wisata Penglipuran
05:03
Video thumbnail
Tahun 2021, Karangasem Catat 49 Kasus Gigitan Anjing Rabies
01:20
Member of