BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali

Puluhan kilogram ganja kering yang berhasil diamankan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Terminal Mengwi, Badung, pada Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 WITA
Puluhan kilogram ganja kering yang berhasil diamankan petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Terminal Mengwi, Badung, pada Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 WITA

DENPASAR, balipuspanews.com – Selundupkan ganja kering seberat 44 kg, supir truk ekspedisi berinisial MH,30, diringkus petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali di Terminal Mengwi, Badung, pada Minggu dinihari sekitar pukul 02.00 WITA.

Yang mencengangkan, puluhan kilogram ganja kering itu terbungkus pakaian bekas. Selain menangkap MH petugas BNNP Bali juga meringkus pasangan suami istri jaringan narkoba Banyuwangi-Bali.

Menurut Kepala BNNP Bali Brigjen Gede Sugianyar Dwi Putra, pengungkapan terbesar ini berawal dari penyelidikan pengedar narkoba berinisial WG. Pria ini diduga pemasok ganja ke Bali. WG dibekuk bersama istrinya yang di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (12/6/2021).

“Setelah diamankan ia mengaku ada pengiriman besar ke Bali dan kami melakukan penyelidikan,” beber Brigjen Sugianyar, Senin (14/6/2021).

Baca Juga :  Sidang Paripurna Istimewa, Peringati Hari Jadi ke-64 Provinsi Bali

Bekerja sama dengan Direktorat Penindakan dan Pengejaran Deputi Pemberantasan BNN RI, kata mantan Kepala BNNP Nusa Tenggara Barat ini, pihaknya menggeledah truk ekspedisi jenis Isuzu Nopol B 9727 KXT di Terminal Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 02.00 WITA.

Dalam penggeledahan, di dalam truk ditemukan 17 karung berisi pakaian bekas dan plastik berisi ganja. Diinterogasi, tersangka MH mengaku ganja tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Diakuinya, puluhan kilogram ganja kering itu diberangkatkan pada Selasa (8/6/2021). Bahkan M sempat bertransaksi di Jakarta dan langsung tancap gas ke Bali.

Ironinya, M mengaku tidak tahu menahu soal karung bekas yang ternyata berisi ganja tersebut. Namun ia mengaku tujuan terakhir pemasokan ganja ini adalah ke Bali.

Baca Juga :  Kecepatan Tinggi, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil

“Kami masih melakukan pengembangan lebih jauh lagi terkait jaringannya,” kata jenderal bintang satu dipundak ini.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan