BNNP Bali Razia Karaoke Grahadi dan Boshe, Tidak Temukan BB Narkoba

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melaksanakan razia ditempat hiburan malam seperti karaoke Grahadi Bali dan Boshe, pada Jumat (18/6/2021) dinihari
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melaksanakan razia ditempat hiburan malam seperti karaoke Grahadi Bali dan Boshe, pada Jumat (18/6/2021) dinihari

DENPASAR, balipuspanews.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali melaksanakan razia ditempat hiburan malam seperti karaoke Grahadi Bali dan Boshe, pada Jumat (18/6/2021) dinihari. Namun, dari hasil razia tersebut tidak ditemukan barang bukti narkoba atau para pengunjung yang mengkomsumsi narkoba.

Razia ini dipimpin langsung Kepala BNNP Bali Brigjen Gede Sugianyar Dwi Putra sebagai rangkaian kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional 2021 yang mengusung tema “war on drugs” mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Menurut Jenderal bintang satu dipundak itu kegiatan sweeping di tempat hiburan malam dilaksanakan guna mencegah peredaran narkoba dan mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba. Dengan harapan bagi para penyalahgunaan atau pecandu narkoba yang terjaring agar mengikuti program rehabilitasi untuk dipulihkan.

Baca Juga :  Refleksi 77 Tahun DPR RI, Terus Bertransformasi untuk Menjadikan Indonesia Bangsa Kuat dan Tangguh

Sementara berdasarkan hasil sweeping di tempat hiburan malam yakni Grahadi, petugas BNNP juga melaksanakan tes urine terhadap pengunjung. Tercatat, dari sampel yang di tes urine sebanyak 28 orang terdiri dari pria 11 orang dan perempuan 17 orang.

“Sebanyak 28 orang yang di tes urine seluruhnya negatif,” beber mantan Kepala BNNP Nusa Tenggara Barat ini, Jumat (18/6/2021).

Pelaksanaan tes urine juga dilakukan di  tempat hiburan Boshe VVIP Club. Dimana ada 12 orang yang di tes urine terdiri dari pria 7 orang dan 5 perempuan. Hasil tes urine juga negatif.

Mantan Kabid Humas Polda Bali ini mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan narkotika. Dimana, tempat hiburan malam berpotensi besar sebagai tempat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga :  Lomba Sepeda Hias Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Tabanan

“Ke depan kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus dilakukan dengan terlebih dahulu memetakan tempat-tempat yang dianggap rawan. Tidak hanya tempat hiburan malam tapi juga tempat lainnya,” beber Jenderal asal Gianyar ini.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan