BNNP Bali Tangkap Enam Pengedar Narkoba

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Nurhadi Yuwono saat gelar jumpa pers di Kantor BNNP Bali
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Nurhadi Yuwono saat gelar jumpa pers di Kantor BNNP Bali

DENPASAR, balipuspanews.com – Seorang pengedar narkoba berinisial YS,19, mengaku sudah lima tahun jadi pengedar narkoba di wilayah Mengwi, Badung. Ia akhirnya ditangkap saat menempel sabu di Jalan Noja Sari, Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, pada Kamis (2/2/2023) sekitar pukul 20.10 WITA.

Dari tangannya disita sabu yang disembunyikan di dalam bungkus rokok seberat 235,9 gram dan 5 butir ekstasi. Tersangka YS kini mendekam dalam rumah tahanan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.

Menurut Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Nurhadi Yuwono saat gelar jumpa pers di Kantor BNNP Bali, Jalan Kamboja Nomor 8 Denpasar, tersangka YS kelahiran Denpasar 23 Desember 2003 itu ditangkap atas informasi dari masyarakat.

“Dia dibuntuti dan tiba gerak-gerik tersangka mencurigakan lalu ditangkap,” ungkapnya.

Dari penggeledahan, disita bungkusan rokok berisi narkoba jenis sabu. Barang tersebut merupakan milik seseorang bernama Arik.

Selanjutnya, ungkap mantan Kepala BNNP Nusa Tenggara Timur ini Polisi menggeledah kamar kosnya di Denpasar Timur. Polisi menemukan sabu dan ekstasi.

“Barang bukti yang diamankan berupa tiga paket sabu seberat 235,9 gram dan 5 butir ekstasi,” terangnya.

Dijelaskan Brigjen Nurhadi, tersangka sudah satu tahun jadi pengedar. Dia beroperasi di Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung.

“Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama seumur hidup,” tuturnya.

Brigjen Nurhadi melanjutkan, selain tersangka YS, BNNP selama tiga bulan terakhir berhasil mengamankan enam tersangka lainnya.

Yakni tersangka NP,26, dengan barang bukti 10 butir ekstasi, CP,27, dengan barang bukti 95 butir ekstasi, PE,38, dengan barang bukti 0,97 gram sabu. Berikutnya tersangka KS,40, dengan barang bukti 27,79 gram sabu dan JP dengan barang bukti 45,5 gram sabu.

Jumlah total barang bukti dari enam tersangka yakni habu seberat 319,64 gram dan ekstasi 115 butir.

“Seluruh para tersangka ini adalah pengedar. Faktornya adalah masalah ekonomi,” tandasnya.

Penulis: Kontributor Denpasar 

Editor: Oka Suryawan