Minggu, April 14, 2024
BerandaKarangasemBPBD Bangun Jembatan Kayu, Warga Dihimbau Jangan Melintas Saat Turun Hujan

BPBD Bangun Jembatan Kayu, Warga Dihimbau Jangan Melintas Saat Turun Hujan

Karangasem, balipuspanews.com – Setelah semalaman puluhan Kepala Keluarga warga Desa Adat Bukit Galah sempat terisolir akibat dua akses jalan keluar Desa amblas tersapu banjir pada Kamis sore (29/11/2018). Jumat (30/11/2018) pagi tim BPBD Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem bersama sejumlah relawan dan warga bergotong royong membuat jalan darurat.

Akses tersebut sebelumnya sempat diperbaiki pada bulan September 2018 dengan cara diurug dan memasang buis dengan tujuan jika terjadi aliran bakalan bisa mengurangi tekanan agar jalan tidak tergerus kembali. Namun karena debit air yang terlalu besar, pondasi gorong – gorong tidak kuat menahan hingga akhirnya jebol dan hanyut terbawa derasnya aliran.

Untuk membuka akses kembali, BPBD dibantu Relawan Pasebaya, Rafi dan warga setempat pagi ini langsung membangun jalan darurat menggunakan kayu agar kebutuhan logistik warga tetap terhubung.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa ketika ditanya seberapa lama jalan darurat tersebut akan bertahan, pihaknya mengaku tidak bisa memastikan, hanya saja jika tidak ada senderannya dan hujan lebat terus menerus maka jembatan darurat tidak akan bertahan lama.

BACA :  Sempat Meresahkan Setelah Mencuri Disejumlah LPD dan Sekolah, Pria asal Bungaya Diamankan

“Untuk itu, tadi kita sudah himbau melalui Kepala Dusun dan Bendesa Adat agar warganya dilarang nyebrang ketika turun hujan atau ada aliran banjir,” ujarnya.

Pihaknya juga masih melihat kondisi jembatan selanjutnya jika memang jembatan dirasa tidak kuat dan kembali jebol lagi lebih besar dari sebelumnya maka akan dipertimbangkan untuk mengambil langkah – langkah selanjutnya dan berkordinasi demgan pimpinan. ( igs)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular