GIANYAR, balipuspanews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang disertai tumbangnya serumpun bambu di jalur Jasan–Timbul, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Selasa (13/01/2026) malam.
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 20.30 WITA. Material tanah dan bambu menutup badan jalan, menghambat arus lalu lintas, serta menimpa satu unit kendaraan roda empat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Gianyar bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor langsung turun ke lokasi melakukan penanganan mulai pukul 21.30 WITA hingga 01.30 WITA atau selama kurang lebih empat jam.
Penanganan melibatkan unsur BPBD Gianyar, Bimas dan Babinsa Desa Sebatu, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar.
“Hingga penanganan tahap awal selesai, progres pembersihan material longsor telah mencapai sekitar 60 persen. Akses jalan sudah dapat dilalui dan kendaraan yang terdampak berhasil dievakuasi. Proses lanjutan akan dilaksanakan oleh PUPR Kabupaten Gianyar untuk memastikan kondisi jalan aman dan kembali normal sepenuhnya,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta.
Dalam kejadian tersebut, dilaporkan satu unit mobil jenis Karimun mengalami kerusakan sedang. Korban yang merupakan Kelihan Dusun Tegal Payang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegalalang, dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.
Lebih lanjut, Ngurah Dibya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintasi jalur rawan longsor, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca kurang bersahabat.
Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana di lingkungan sekitar melalui call center 112 Gianyar.
“Tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, hindari berkendara di jalur rawan longsor terutama pada malam hari. Apabila menemukan kondisi darurat, silakan menghubungi call center 112 Gianyar,” pungkasnya.
Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan



