Senin, Juni 17, 2024
BerandaBulelengBPPD Dikukuhkan, Harapan Baru Untuk Pemulihan Pariwisata di Buleleng

BPPD Dikukuhkan, Harapan Baru Untuk Pemulihan Pariwisata di Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Kondisi pandemi seakan membuat pariwisata sangat-sangat terpuruk tanpa terkecuali di Kabupaten Buleleng. Maka dari itu kini Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Buleleng dikukuhkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Dengan dikukuhkannya BPPD ini, Bupati Agus Suradnyana berharap agar pengurus BPPD Buleleng memiliki strategi khusus untuk mengupayakan pemulihan industri pariwisata khususnya di Buleleng.

“Pemulihan pariwisata di Buleleng harus ada upaya yang lebih signifikan ya. Keinginan dan kebutuhan masyarakat untuk menghidupkan industri pariwisata harus diberikan. Selain itu juga kita harus bisa melakukan sesuatu untuk membangun kepercayaan wisatawan luar yang akan datang ke daerah kita,” ujarnya sesaat sebelum mengukuhkan pengurus BPPD Kabupaten Buleleng, di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Selasa (12/10/2021).

Bahkan menurut Bupati yang akrab disapa PAS ini membangun industri pariwisata itu tidak bisa perorangan, akan tetapi semua pihak harus bisa memberikan masukan. Sehingga untuk saat ini, hal yang cukup sederhana yang bisa dilakukan yakni mengupayakan booster vaksin ketiga di seluruh daerah wisata yang ada di Bali.

BACA :  Usaha Tersangka Tidak Kantongi Izin, Gudang Gas Dianggap Tidak Layak

Misalnya pemberian vaksin moderna, maka dengan cara tersebut, diyakini dapat memberikan kepercayaan terhadap para wisatawan luar untuk datang ke Bali.

“Jalan satu-satunya harus ada keberanian untuk melakukan sesuatu. kedepan harus ada terobosan yang berbeda. BPPD harus benar-benar bisa melihat database tentang siapa yang datang. tamu dari mana yang akan datang. ini yang penting buat BPPD, bukan hanya sekedar mempromosikan. tapi kita harus tahu karakteristik dan target operasional kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali yang hadir juga selaku Ketua BPPD Provinsi Bali Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati menjelaskan memang pada 14 Oktober 2021 nanti Bandara Ngurah Rai akan dibuka, tetapi tamu tidak langsung berdatangan.

Perkiraan awal November wisatawan luar baru mulai berdatangan. Kalau melihat sebaran vaksinasi, di Bali ini sudah merata. Dalam aplikasi peduli lindungi juga bisa dilihat status zona di setiap daerah.

“Oleh sebab itu saya mohon nanti teman-teman di Buleleng kita jalan sama-sama. jangan sampai berubah ya, minimal zona nya kuning lah di Buleleng agar terus bisa kita promosikan pariwisata di Buleleng ini,” jelasnya.

BACA :  Pramuka Jembrana Gelar Rajercab

Usai dikukuhkan, Ketua BPPD Kabupaten Buleleng Dewa Ketut Suardipa mengatakan BPPD Kabupaten Buleleng akan terus bekerja, berupaya untuk mempromosikan pariwisata. Cara-cara mempromosikan yakni melihat pangsa pasar di Kabupaten Buleleng.

Seperti diketahui di Buleleng itu dominan tamu eropa yang datang. Kemudian sekarang asia mulai datang baik dari Korea, Cina, Singapur dan sebagainya. Sehingga karakternya harus dipelajari. Apa yang disenangi, baik itu destinasinya maupun hotel.

“Namun untuk saat ini yang menjadi prioritas adalah wisatawan eropa. itu kita gencarkan dulu. Saya dapat info dari temen-temen, Desember nanti dalam rangka Natal, sudah banyak yang booking. ini merupakan sebuah peluang bagi kami khususnya pelaku pariwisata di Buleleng,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular