I Nengah Tamba
I Nengah Tamba
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR, balipuspanews.com – Panitia Khusus Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah Provinsi Bali no 16 tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali 2009-2029 memasang jalan tol Jembrana dalam draft RTRW.

“Pasti jadi jalan Tol Jembrana untuk itu dimasukkan dalam draf revisi RTRW, ” kata I Nengah Tamba, salah satu anggota pansus pada sidang pembahasan Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah Provinsi Bali no 16 tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali 2009-2029 di Lantai III DPRD Bali, Selasa (9/7/2019).

Lebih, jauh kata Tamba kendatipun dirinya tak lolos dalam pemilihan legislatif, dirinya tetap memiliki kewajiban moral memperjuangkan jalan tol Jembrana.
“Untuk mencegah ketimpangan pariwisata jalan tol Jembrana mesti dibangun, jangan hanya pariwisata dinikmati Gianyar, Denpasar dan Badung, rohnya Bali adalah pariwisata maka sangat penting jalan tol dirancang atasi kemacetan, ” ujarnya.

Dilain sisi, Tamba menyebutkan keuntungan dimasukkan perencanaan pembangunan jalan Tol merupakan bagian untuk membuka pintu masuk para investor agar mau menanamkan modalnya.

“Artinya meberikan kepastian hukum , pemrakarsa dari pusat dari investor swasta enggak berbelit berlit udah ada perda nanti yang menjadi pintu masuk bagi investor,” katanya.

Sambung, Tamba RTRW ini hanyalah arahan bukan izin implemetasinya di Rencana Tata Ruang Daerah (RTRD) serta penganggaran yang disiapkan.

Selain masalah jalan tol Jembrana, sejumlah revisi juga muncul dalam draft RTRW secara umum masalah bandara Buleleng, jalan tol shurt cut, perluasan kawasan pariwisata, ketinggian bangunan 15 Meter dan sepadan pantai 100 meter sesuai UU yang berlaku.