Bukti Nyata Pemimpin yang Budayawan, Calon Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya Gagas Berdirinya Patung Gajah Mada dan Kebo Iwa di Taman Kota

Taman Bung Karno kini dilengkapi dengan patung Gajah Mada dan Kebo Iwa
Taman Bung Karno kini dilengkapi dengan patung Gajah Mada dan Kebo Iwa

TABANAN, balipuspanews – Masyarakat Tabanan patut tetep makenyem dan bangga menjadi orang Tabanan. Ini dikarenakan Tabanan memiliki calon Bupati Tabanan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berjiwa budayawan.

Kebudayawanan Dr. Sanjaya ini bisa dilihat dari beragam ide dan gagasannya yang kemudian terealisasi nyata. Seperti ide dan pembuatan patung Ganesha bermuka tiga di pertigaan Banjar Dauh Pala dan program lainnya dalam upaya melestarikan seni dan budaya.

Ide dan gagasan terbarunya juga terlihat dari dipasangnya dua patung terbaru diarea Taman Bung Karno. Taman Bung Karno ini berlokasi persis disebelah timur gedung kesenian kebanggaan masyarakat Tabanan, Gedung Mario.

Otomatis, kehadiran patung Gajah Mada dan Kebo Iwa yang dipasang bertepatan dengan rahina sasih Kaenem, Senin (30/11), ini menjadikan Taman Bung Karno ini terlihat semakin artistik dan hidup.

Terlebih lagi dengan dilatarbelakangi gagahnya panggung Garuda Wisnu Serasi menjadikan kawasan Taman Bung Karno sebagai ruang terbuka hijau yang bertaksu dan makin layak untuk dijadikan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya.

Patung Gajah Mada dan Kebo Iwa yang dibuat oleh seniman patung lokal Tabanan ini sendiri dipasang bersebelahan pada bagian depan Taman Bung Karno sebagai apit lawang dengan ketinggian masing-masing sekitar tiga meter diatas pondasi.

Kepada awak balipuspanews.com Dr. Sanjaya mengakui bahwa pemasangan patung Gajah Mada dan Kebo Iwa di Taman Bung Karno ini adalah lahir dari gagasannya. Menurutnya, pemasangan kedua patung tersebut sebagai simbol pemersatu bangsa.

“Ya saya bangga dan sangat bersyukur, gagasan dan ide saya untuk memperindah Taman Bung Karno dengan memasang patung Gajah Mada dan Kebo Iwa akhirnya terealisasi. Spirit pemasangan kedua patung ini sebagai pemersatu bangsa dan bersatunya seluruh masyarakat Tabanan,” ungkapnya.

Lebih jauh Dr. Sanjaya mengatakan, bahwa sebagai bagian dari Bali yang dikenal sebagai pusat seni dan budaya, maka dalam membangun Tabanan dirinya sangat peduli terhadap dua hal tersebut. Termasuk berupaya mendorong terrekontruksinya seni-seni kuno.

Bahkan ia juga menyebutkan, kedepan pasca nanti dirinya terpilih sebagai bupati Tabanan, ia akan memberi ruang seluas-luasnya bagi kehidupan seni dan budaya. Sehingga seni dan budaya semakin terlihat sebagai jiwa dan taksu Tabanan.

“Saya pecinta seni dan budaya. Ketika saya dipercaya sebagai Bupati Tabanan salah satunya tentu saya berkewajiban berjuang untuk merealisasikan program-program dalam upaya melestarikan seni dan budaya,” tutupnya.

Penulis : Ngurah Arthadana

Editor : Oka Suryawan