Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaNasionalJakartaBuku Visioning Indonesia, Arah Kebijakan dan Peta Jalan Kesejahteraan; Gus Muhaimin Berharap...

Buku Visioning Indonesia, Arah Kebijakan dan Peta Jalan Kesejahteraan; Gus Muhaimin Berharap Bisa Menginspirasi Semua Pihak

JAKARTA, balipuspanews.com- Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar meluncurkan buku ‘Visioning Indonesia: Arah Kebijakan dan Peta Jalan Kesejahteraan’ di The Dome Senayan Park, Jakarta, Rabu (7/9/2022)

Hadir dalam peluncuran buku karya Wakil Ketua DPR RI tersebut antara lain Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menpora RI Zainuddin Amali, Menaker RI Ida Fauziyah, Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel, sejumlah anggota DPR RI dan perwakilan duta besar di Indonesia.

Kehadiran Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin dan Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Veronika Novoseltseva mendapat apresiasi penuh Gus Muhaimin dan menyedot perhatian pengunjung yang hadir.

“Ini serial buku saya tentang politik kesejahteraan. Buku ini serial yang kedua yang insyaAllah ada serial yang ketiga dan keempat,” kata Gus Muhaimin dalam konferensi pers.

Peluncuran buku Visioning Indonesia menghadirkan beberapa narasumber yang disebutnya akan mengelaborasi sekaligus memperkaya khazanah tujuan kesejahteraan. Tujuan yang ditekankan dia harus terus didengungkan.

“Agar kesenjangan antara cita-cita keadilan sosial yang normatif, tingkat kesejahteraan ini tidak senjang dengan apa yang menjadi realitas. Hari ini kita masih punya banyak pekerjaan,” kata Gus Muhaimin.

BACA :  Anggota DPD RI Duga Bansos Ugal-ugalan Beri Andil Lonjakan Harga Beras

Beberapa narasumber yang dihadirkan untuk membedah sekaligus mengelaborasi khazanah tujuan kesejahteraan antara lain, pengamat konstitusi Yudi Latif, Dubes Lebanon Hajriyanto Y Thohari, pengamat politik Rocky Gerung, presenter yang juga aktivis Najwa Shihab dan ekonom Faisal Basri.

Disampaikan Gus Muhaimin, persoalan kesejahteraan bukan salah siapa-siapa. Sebab yang salah adalah realitas sehingga dalam pelaksanaannya melaksanakan tujuan kesejahteraan diperlukan konsistensi.

“Kalau bahasa saya, istiqomah, misalnya negara harus menjadi pelindung kekuataan pasar, dari kekuatan masyarakat dari pasar, Negara juga harus menjadi pemberdaya masyarakat menghadapi pasar,” ucapnya.

Beberapa diantaranya menyangkut tata kelola juga harus dirombak agar Indonesia menjadi negara yang maju.

“Karena itu saya ingin pengkayaan melalui launching hari ini bisa menjadi inspirasi semuanya-lah. Terutama saya sebagai politisi, anak buah saya di kabinet dan di legislatif,” tegas Gus Muhaimin.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular