Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com – Yayasan Seva Bhuana selaku sponsor menyelenggarakan sterilisasi gratis untuk anjing lokal, anjing stray (anjing liar) dengan kategori pemilik kurang mampu.

Pada kegiatan sterilisasi anjing yang dilaksanakan di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Jumat (12/1) siang, pihak yayasan juga melakukan vaksinasi gratis bekerjasama dengan Dinas Pertanian (Distan) Buleleng.

Nah, kegiatan sterilisasi gratis dikordinir oleh Gede Sutastra Yasa selaku koordinator dari Buleleng Dog Lovers (BDL).

“Selama ini banyak yang ingin melalukan sterilisasi anjing, namun mereka tidak tahu dibawa kemana hewan peliharaan itu. Jadi tugas saya hanya menghubungkan,” ujar Sutastra saat ditemui di Kantor Kelurahan Banyuasri.

Sutastra juga membeberkan bahwa kegiatan sterilisasi anjing dilakukan murni atas permintaan masyarakat di Kelurahan Banyuasri.

“Benerapa warga pemilik anjing kategori warga kurang mampu meminta kepada kami agar dilaksanakan kegiatan sterilisasi dan vaksinasi gratis. Kalau tidak salah, usulannya itu sudah bulan Nopember 2017 lalu,” jelasnya.

Melihat antusias warga, pihak Buleleng Dog Lovers kemudian mengadakan komunikasi dengan Yayasan Seva Bhuana, Denpasar hingga disepakati kegiatan gratis dilaksanakan di Kantor Kelurahan setempat.

“Sesuai jadwal sudah disepakati, kemudian kami minta para pemilik anjing untuk membawa hewan peliharaannya langsung ke kantor lurah,” imbuhnya.

Sementara, Drh Nana Dianita Sari selaku ketua tim sterilisasi mengatakan, kegiatan gratis ini terselenggara memang atas permintaan dari Buleleng Dog Lovers.

“Ya, kegiatan sterilisasi dan vaksinasi atas permintaan Buleleng Dog Lovers. Kegiatan ini kami dibantu oleh beberapa voluntir dokter hewan dari Denpasar,” ujar Drh Nana.

Dalam pelaksanaan sterilisasi, sambung Drh Nana, pihaknya menargetkan sterilisasi maksimal 30 ekor anjing.

“Kegiatannya dilaksanakan satu hari ini saja, mulai pukul 09.00 – 14.30 wita. Sterilisasi anjing betina dengan operasi pengangkatan rahim. Kami targetkan 30 ekor anjing hari ini,” jelasnya.

Menurutnya, munculnya kasus rabies di Buleleng banyak dipengaruhi lantaran terlalu banyak anjing-anjing yang terus beranak, dan diliarkan di jalan.

Pun dengan masyarakat, kedepannya agar lebih bisa bersikap aktif sehingga pada akhirnya Buleleng bisa bebas rabies.

“Kami berharap dengan kegiatan ini jumlah anjing liar dapat ditekan, demikian juga dengan kasus rabies,” tambahnya.

Lurah Banyuasri, drs Suka Adnyana saat ditemui diruangannya mengaku sangat terbantu dengan diselenggarakannya kegiatan sterilisasi dan vaksinasi anjing dilakukan gratis tersebut.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan sterilisasi ini. Dengan adanya kegiatan ini, besar harapan masyarakat di Kelurahan Banyuasri bebas dari kasus rabies,” singkatnya.

Tinggalkan Komentar...