Minggu, Juli 21, 2024
BerandaBulelengBuleleng Mulai Kecipratan Kunjungan Wisman

Buleleng Mulai Kecipratan Kunjungan Wisman

BULELENG, balipuspanews.com – Kebijakan bebas karantina serta Visa on Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Bali sepertinya mulai berimbas hingga ke Kabupaten Buleleng.

Bahkan dari data yang berhasil didapat dari Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran (BPC PHRI) Kabupaten Buleleng bahwa sudah ada 5.000 kamar yang dipesan oleh Wisman.

Ketua BPC PHRI Kabupaten Buleleng, Dewa Ketut Suardipa menyebutkan jika kebijakan terbaru sudah mulai berdampak pada tingkat hunian hotel di Buleleng. Hal itu terlihat dari sejumlah hotel di Buleleng yang sudah mulai mendapat pesanan dari Wisman untuk bulan April mendatang. Namun untuk saat ini Wisman tersebut masih didominasi Wisman asal negara-negara di Eropa.

“April sudah ada beberapa pesanan kamar. Utamanya untuk hotel yang berbintang,” sebutnya saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022).

Bahkan menurut data masuk yang telah tercatat sudah hampir 5.000 kamar yang telah dipesan oleh para Wisman yang rata-rata masih berasal dari Eropa seperti Jerman dan Prancis. Kendati demikian diakui Dewa jika jumlah tersebut apabila dalam persentase masih berkisar 10 hingga 20 persen dari total hunian hotel yang ada di Kabupaten Buleleng.

BACA :  Harganas, Sekda Ingatkan Arti Penting Keluarga

“Ini awal yang baik, kami harapkan pada Juli dan Agustus sudah mulai ramai kembali, karena high season,” harapnya.

Disamping itu, Suardipa menilai dengan mulai ramainya pesanan kamar tidak lepas dari kebijakan bebas karantina bagi Wisman yang datang ke Bali. Dimana lewat kebijakan memberlakukan VoA kepada 42 negara turis mancanegara akan merasa lebih gampang untuk berlibur dan menikmati keindahan Pulau Dewata.

Kemudian bersamaan adanya kebijakan tersebut akan memberikan setitik harapan kepada para pelaku pariwisata untuk menyambut gembira hal tersebut.

Kendati demikian pihaknya sebagai Ketua BPC PHRI Buleleng sekaligus salah satu pelaku pariwisata di Buleleng tetap berharap supaya tidak ada lagi perubahan kebijakan dari pemerintah yang telah mulai membuka keran pariwisata Bali. Sebab dengan adanya kelonggaran karantina dan pemberlakuan VoA menjadi kesempatan emas pula bagi Wisman untuk datang ke Indonesia khususnya yang ke Pulau Dewata Bali.

“Sudah dua tahun lebih kami merasakan keterpurukan. Karena ini menyangkut keuangan kami khususnya di hotel dan restoran semoga dengan kebijakan ini bisa memberikan imbas positif untuk seterusnya,” tutupnya.

BACA :  Hari Koperasi ke-77, Momentum Kuatkan Koperasi dan UMKM

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular