Singaraja, balipuspanews.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng menyediakan angkutan umum gratis bagi pengunjung selama perhelatan Buleleng Festival (Bulfest) ke-VI digelar dari tanggal 2 hingga 6 Agustus 2018.

Moda tranportasi gratis yang disiapkan Pemkab Buleleng berupa 60 unit angkutan umum perkotaan (angkot), dimana masing-masing angkot berkapasitas 8 -10 orang penumpang.

Nah, angkutan gratis itu khusus melayani pengunjung Bulfest itu, akan ngetem di tiga terminal, yakni Terminal Banyuasri, Terminal Penarukan, dan juga Terminal Sangket.

“Per hari, atensi angkot Rp 100 ribu. Jadi, ongkos angkot selama 5 hari pelaksanaan Bulfest, kita berikan Rp 500 ribu untuk setiap angkot yang beroperasi. Anggaran tersebut disponsori oleh lembaga perkreditan desa (LPD) se Kabupaten Buleleng. Totalnya, Rp 60 juta,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, Gede Gunawan adnyana Putra, Kamis (2/8) sore.

Memberikan rasa nyaman kepada calon penumpang, Dishub Buleleng sebelumnya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kelayakan dan kelaikan angkutan umum tersebut.

Pemeriksaan dimulai dari dministrasi kendaraan umum seperti Surat Tanda Nomer Kendaraan (STNK), KIR dan juga Surat Ijin Mengemudi (SIM).

“Pemeriksaan kami lakukan melalui uji kelayakan dari para penguji LLAJ Dishub Buleleng. Nantinya, ada 60 angkutan kota yang siap berpartisipasi  mengangkut para pengunjung dari tiga rute dari Sukasada, Penarukan, dan Banyuasri menuju lokasi Bulfest,” terangnya.

Bagi calon penumpang yang ingin ikut angkutan gratis, nantinya bisa langsung menunggu di tiga Terminal tersebut.

“Ya, titik kumpul penumpang di tiga terminal itu, karena angkot tersebut ngetem disana. Benar, nanti angkutan gratis akan diatur oleh kepala terminal yang sudah kami tugaskan untuk mengawasi serta mengatur arus penumpang menuju Bulfest,” tandasnya.