25.8 C
Denpasar
19/09/2021, 7:01 AM
DenpasarBuntut Meninggalnya Budiarsana, Pimpinan Debt Collector Turut Diamankan Polisi

Buntut Meninggalnya Budiarsana, Pimpinan Debt Collector Turut Diamankan Polisi

balipuspanews google news

DENPASAR, balipuspanews.com – Penyidik Satuan Reskrim Polresta Denpasar menggelar jumpa pers di mako Polresta Denpasar, pada Senin (26/7/2021), setelah resmi menetapkan 7 tersangka pengeroyok dan pembantai Gede Budiarsana,24, di Simpang Jalan Subur-Kalimutu, pada Jumat (23/7/2021) sekitar pukul 15.00 WITA. Para tersangka terdiri dari 2 warga Bali dan 5 warga Ambon ini dijerat pasal berlapis dengan ancaman belasan tahun penjara.

Dengan mengenakan baju tahanan orange ke tujuh tersangka ini dihadirkan ke awak media yang sedari awal sudah menunggu di Polresta Denpasar. Mereka masing-masing WS,40, asal Banjar Dinas Sindu Bali, Desa Sindu Wati, Karangasem dan tinggal di Jalan Gelogor Carik, Denpasar.

Kedua, FK,31, asal Dusun Tomoruwey, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku dan kos di Jalan Raya Sesetan Gang Ceningan Sari IIIB, Denpasar.

Ketiga, BB,42, asal Desa Kamarian, Kecamatan Kaeratu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku dan tinggal di Jalan Gunung Patuha VII, Br. Sangga Buana, Desa Tegal Harum, Denpasar. Tersangka B adalah pimpinan sekaligus Direktur debt collector.

Keempat, JB,30, tinggal di Jalan Dukuh Sari Gang Banteng Blok H Timur, Sesetan, Denpasar. Kelima, GB,23, tinggal di Jalan Surya Bhuana L3, Lingkungan Surya Bhuana, Kerobokan, Badung.

Keenam, GP,23, asal Jalan Haruhun PhuleKarpan, Kelurahan Waihoka, Kecamatan Sirimau, Ambon dan tinggal di Jalan Ahmad Yani Utara, Suradipa, Denpasar Utara.

Terakhir, DB,23, asal Desa Kudamati, Kecamatan Nusanniwe, Kota Ambon dan tinggal di Jalan Gunung Patuha VIII, Tegal Harum, Denpasar.

Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, ke 7 tersangka ini merupakan Debt Collector dari PT BMMS di Jalan Gunung Patuha VII, Br. Sangga Buana, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat. Dari 7 tersangka, dua diantaranya warga Bali dan 5 lainnya warga Ambon.

“Sebelumnya kami tangkap 6 pelaku dan bertambah satu orang lagi yakni BB,” ungkapnya, Senin (26/7/2021).

Dalam kasus pengeroyokan hingga menewaskan Gede Budiarsana, jelas Kombes Jansen, pihaknya telah melakukan pendalaman hingga mengamankan barang bukti di TKP. Berupa pedang, parang, batu, kursi plastik dan 3 unit sepeda motor.

Sementara akibat perbuatannya, beber mantan Wadireskrimsus Polda Papua Barat ini, ke tujuh tersangka dijerat dengan pasal berlapis ancaman hukuman belasan tahun penjara.

“Para tersangka kami jerat dengan pasal berlapis. Yakni Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan, Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan menggunakan kekerasan bersama-sama, UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam, Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan mengakibatkan orang mati, dengan ancaman belasan tahun penjara,” ucapnya.

Diterangkan mantan Wakapolres Badung ini, ke tujuh tersangka yang terlibat dalam kasus penganiayaan berat ini memiliki peran masing-masing saat melakukan pengeroyokan terhadap Gede Budiarsana dan kakak kandungnya Ketut Widiada alias Jro Dollah.

Perkelahian tidak seimbang yang diawali dari dipicu masalah kreditan motor milik Jro Dollah yang pembayarannya macet sejak setahun lalu. Kedua korban datang ke kantor untuk meminta keringanan pembayaran tapi ditolak. Kedua korban membela diri bahwa penarikan motor tidak boleh dilakukan pihak kantor karena harus ada putusan pengadilan.

Namun pembayaran kredit macet sepeda motor Lexy itu menjadi ricuh, setelah korban Gede Budiarsana terlihat marah dan langsung mengeluarkan pisau yang terbuat dari rantai kalung. Merasa terancam, 7 Debt Collector itu balik menyerang kedua korban.

“Mungkin karena ada kesalahpahaman, korban mengeluarkan pisau rantai kalung. Jadi, melihat ini para pelaku terpicu emosinya hingga melakukan penyerangan,” terang perwira melati tiga dipundak ini.

Melihat nyawa anak buahnya terancam, tersangka BB selaku pimpinan yang menjabat Direktur Perusahaan lantas mengeluarkan sejumlah pedang dari dalam kantor.

“Tersangka BB yang mengeluarkan pedang dan menyuruh para pelaku untuk menyerang kedua korban,” ucapnya.

Sempat terjadi rebutan pedang dan saling pukul di kantor tersebut. Namun lantaran kalah jumlah pengeroyok, kedua kakak beradik itu melarikan diri. Dalam aksi kejar-kejaran itu, pelaku utama WS mengejar korban Gede Budiarsa sambil membawa parang hingga ke simpang Jalan Subur-Kalimutu, Monang-maning, Denpasar Barat.

Nah saat korban berupaya kabur mengendarai mobil pick up, tersangka WS menebas korban berkali-kali di bagian kepala, leher, dan tangan hingga putus.

Sementara korban Ketut Widiada alias Jro Dollah berhasil kabur menumpang gojek. Namun pria asal Kubutambahan, Buleleng yang tinggal di Jalan Kubu Anyar Gang Satria 1, Kuta ini juga mengalami luka di bagian kepala setelah terkena lemparan batu dari para pelaku.

“Para pelaku lainnya melakukan pemukulan dan pelemparan dengan batu. Korban GB (Gede Budiarsana) kehabisan darah dan meninggal di TKP,” ujarnya.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Video thumbnail
Dalam Sehari Tim Yustisi Jaring 143 Pelanggar di Bangli
02:46
Video thumbnail
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Anak Bermain di Taman Bermain
01:03
Video thumbnail
Aman Shopping ke Level 21 Mall di Tengah Pandemi Covid-19 | Talkshow
20:01
Video thumbnail
Hal-hal yang Harus Diperhatikan Ketika Berbelanja di Mall
00:47
Video thumbnail
Etika Bersin yang Benar
00:45
Video thumbnail
Nak Ubud Gelar Pasar Kaget, Sebagian Hasil Penjualan Didonasikan Bagi yang Terdampak Covid 19
03:03
Video thumbnail
Tips Aman ke Bank di Masa Pandemi
01:00
Video thumbnail
Beri Kenyamanan Pengunjung, Objek Wisata Taman Nusa Terapkan Prokes Covid-19 | Talkshow
27:17
Video thumbnail
Sidak Masker di Padangsambian Kaja Denpasar, 20 Pelanggar Terjaring
04:10
Member of