26.8 C
Denpasar
28/05/2022, 9:48 AM
advertisementspot_img
NasionalJakartaBuntut Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, DPR Desak Pemerintah Perkuat...

Buntut Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas, DPR Desak Pemerintah Perkuat LADI

balipuspanews google news

JAKARTA, balipuspanews.com – Kasus bendera Merah Putih yang tidak bisa berkibar ketika tim beregu putra Indonesia menjuarai Piala Thomas 2020 menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah untuk segera memperkuat keberadaan Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan insiden tidak berkibarnya bendera Merah Putih karena sanksi yang dijatuhkan World Anti-Doping Agency (WADA) kepada kontingen Indonesia tidak perlu terjadi jika LADI serius mengirimkan sampel bebas doping para atlet kontingen Indonesia di Piala Thomas sebelum partai final.

Akibat kelalaian dari pihak LADI itu, Tim Indonesia yang sukses mengangkat trofi juara Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China 3-0 pada laga final yang dihelat di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) malam WIB, harus menahan malu karena ketika Lagu Indonesia Raya berkumandang tidak diiikuti beekibarnya bendera Merah Putih. Karena bendera Merah Putih diganti bendera berlambang PBSI.

“Anti doping menjadi perhatian Komisi X DPR RI. Semestinya, pada saat Indonesia bisa lolos dari sanksi jika LADI serius mengirimkan sampel pengiriman doping dalam tenggat waktu 21 hari seperti yang diminta oleh Badan Anti-Doping Dunia atau World Anti-Doping Agency (WADA) untuk pengiriman sampel doping,” ucap Syaiful Huda saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Sukses Tim Thomas Cup Tanpa Kibaran Merah Putih, Ada Apa?” di Media Center Parlemen, Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Baca :  Puan Ingatkan Perlu Strategi Matang Bila Ingin Mencabut PPKM

Kalau saja, LADI dapat mengirimkan sampel doping tim bulutangkis Indonesia maka seharusnya Indonesia dalam Piala Thomas Cup dapat mengibarkan bendera Merah Putih.

Hadir secara virtual sebagai nara sumber Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian serta hadir secara fisik eks-Ketua LADI Dr. Zaini Khadafi.

Huda, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) ini menambahkan pasal 85 Undang-undang (UU) No. 3 Tahun 2005 tentang. Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) mengatur tentang doping. Khususnya ayat 3 secara tegas menyatakan bahwa pengawasan doping dilakukan pemerintah.

Kendati demikian, Huda tetap mengapresiasi langkah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang langsung membentuk tim akselerasi dan investigasi terkait pertimbangan penanganan WADA terhadap LADI tersebut.

“Saya mengharapkan, dalam investigasi tersebut menghasilkan kemajuan untuk Indonesia dapat segera keluar dari sanksi atau dilarang WADA ini,” tegas Huda.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian berpendapat ada komunikasi yang kurang baik antara LDAI dengan Kemenpora. Hetidah menekankan investigasi yabg dijanjikan Menpora Zainuddin Amali diharapkan dapat mengungkap masalah yang dihadapi LADI.

Baca :  Megawati: PDIP Siap Ikuti Proses Verifikasi Peserta Pemilu 2024

“Kenapa LADI tidak mampu memenuhi harapan tersebut, dengan berbagai persoalan yang dihadapi? Kementerian harus menjembatani memberikan informasi yang lebih jelas tentang situasi yang dihadapi LADI,” tegas Hetifah.

Pembicara lainnya, mantan Ketua Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) dokter Zaini Khadafi mengungkapkan insiden tiska berkibarnya bendera Merah Putih meski Tim Piala Thomaa Indonesia juara bukanlah insiden pertama kali.

“Ini sudah kejadian kedua, kalau kita mundur dari 2016 ke bawah LADI itu didirikan tahun 2004, dari 2004 ke 2016 di sanksi pertama, itu juga tak terlalu nyata kegiatannya,” sebut dr Zaini.

Dalam pandangannya belum bisa dikatakan organisasi yang betul-betul permanen sifatnya.

“Dan memang bentuknya kalau kita lihat secara peraturan keundang-undangan hanya bersifat kepanitiaan atau adhoc. Itu yang menjadi satu kelemahan,” ujarnya.

Mantan atlet buluangkis juara dunia, Lilik Sudarwati menyayangkan insiden bendera Merah Putih tak bisa berkibar saat Indonesia menjadi juara Piala Thomas atau Thomas Cup 2020 (2021), pada Minggu (17/10/2021) malam WIB.

“Ini sesuatu kejadian yang miris. Saya merasakan bahwa Atlet itu pekerja keras. Setiap hari kami latihan di lapangan. Jika melihat insiden ini tentu prihatin. Padahal itu event besar hal yang kami cari yaitu berkibar merah putih,” tutur Lilik.

Baca :  Diduga Pegang Payudara Pelajar SD, Pria 45 Tahun Diamankan Polres Badung

Lilik menyesalkan insiden tersebut terjadi karena bila dirunut kronologinya pada 7 Oktober 2021, WADA menyatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak patuh dalam menerapkan program uji doping.

Lantaran tak mematuhi program tersebut, muncul tiga sanksi dari WADA. Selain pelarangan pengibaran bendera di berbagai ajang olahraga selain Olimpiade, Indonesia juga disebut tidak memenuhi syarat menjadi tuan rumah dalam kejuaraan tingkat regional, kontinental, atau dunia.

Satu sanksi lainnya adalah perwakilan Indonesia tidak memenuhi syarat menempati posisi anggota dewan di dalam sebuah komite olahraga.

Mesti begitu, Lilik yang pernah berhasil menyabet gelar Juara Dunia Ganda Putri bersama Susy Susanti pada 1986 itu mengatakan momentum larangan kibarkan merah putih tersebut merupakan pembelajaran bagi semua stakeholder olehraga di tanah air.

“Saya kira masalah doping cukup merepotkan. Pelaku olahraga rata-rata kita sekarang belum memahami. Untuk itu perlu sosialisasi terhadap atlet di seluruh cabang olahraga kita. Apa yang terjadi hari ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama,” pungkas Lilik Sudarwati.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Video thumbnail
PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang 1 14 Maret 2022 di 320 Daerah Level 3
01:57
Video thumbnail
Ratusan Personil Kebersihan Disiagakan Saat Malam Pengerupukan
01:33
Member of