Ratusan guide Mandarin lokal mendatangi Imigrasi Ngurah di Kuta Selatan
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Kuta, balipuspanews.com – Gedung Imigrasi Ngurah di Kuta Selatan didatangi ratusan guide Mandarin lokal, pada Senin (9/4).

Kedatangan mereka hanya ingin mempertegas, tentang kebijakan tenanga kerja asing di Indonesia. Mengingat kasus pemukulan yang dilakukan oleh salah seorang rekan mereka, otak pelakunya adalah orang asing.

Sayangnya otak dari pelaku dari kasus pemukulan itu masih bebas berkeliaran. Harapan para guide ini, pihak imigrasi bisa mengambil langkah tegas dalam menindak para pekerka asing yang ilegal di Indonesia.

“Kedatangan kami penuh damai. Kami hanya ingin menyampaikan agar aturan bisa ditegakan pihak imigrasi,khususnya pada guide asing yang ilegal,” ujar I Nyoman Nuarta, Ketua HPI DPD Bali.

Usai berkumpul di areal lobi Imigrasi, beberapa perwakilan akhirnya diperkenankan masuk untuk menyampaikan aspirasi.

Pertemuan yang berlangsung selama hampir 2 jam itu. Sayangnya dari pihak Imigrasi bungkam di hadapan para awak media untuk memberikan keterangan.

Untuk diketahui kedatangan mereka, buntut dari kasus salah seorang rekannya bernama Edy (36) guide Mandarin yang dipukuli warga asing, yang juga merupakan guide Mandarin namun ilegal untuk menjalankan profesinya di Indonesia.

Ratusan guide ini memberikan dukungan kepada rekannya saat melapor dan meminta pihak kepolisian tegas dan segera menangkap. Terlebih pelaku WNA, agar tidak menganggap enteng hukum di Indonesia. (bp)

Tinggalkan Komentar...